Latest Post
Showing posts with label kriminal. Show all posts
Showing posts with label kriminal. Show all posts

Ini dia Pengakuan Babeh yang telah memutilasi 8 bocah

Written By admin on Tuesday, January 19, 2010 | 9:39 AM



Baekuni alias Babe selalu memiliki pola yang tidak pernah berubah-ubah. Dia akan memilih korbannya dari luar anak-anak jalan yang dia pelihara.

Hal ini terungkap setelah pemeriksaan psikologis terhadap Babe, yang dilakukan ahli psikologi Universitas Indonesia, Sarlito Wirawan Sarwono, Kamis 14 Januari 2010 kemarin.

Dalam pemeriksaan itu terkuak tujuh pembunuhan yang dilakukan Babe dengan pola yang sama. Kecuali Ardiansyah, korban terakhirnya yang merupakan anak yang dipeliharanya sendiri.

Seluruh anak jalanan yang dekat dengan Babe hampir tidak pernah disentuh sejak 2007. Meskipun Sarlito mengatakan bahwa Babe termasuk pedofilia atau menyukai anak-anak.

Selain memiliki pola memilih dari luar kelompoknya, Babe juga melakukan pola yang sama saat melakukan tindakan memutilasi tersebut.

"kompulsinya dia ikuti pola teratur, dia awalnya ajak korban ke kamar mandi untuk mandi, ketika mau hubungan seks lalu ditolak, setelah di tolak lalu dia ikat pakai tali rafia, kemudian dilakukan hubungan seks dengan cara di sodomi, dia selalu gunakan kardus membuang mayat setelah di mutilasi lalu dibuang ketempat ramai supaya ditemukan orang dan dikubur," jelas Sarlito.

Sementara itu di tempat terpisah, pengacara korban Haposan Hutagalung mengatakan jika memang korban Babe bukan dari anak asuhnya. Biasanya babe sudah melihat jika ada anak jalanan yang menjadi tergetnya, dia akan merawatnya dan korban akan dapat perlakukan istimewa.

"Dia itu selalu memilih anak-anak jalanan yang bersih, berparas ganteng dan biasanya korban babe adalah teman-teman dari anak asuhnya. Kalau anak jalanan itu jelek dan kotor, babe pasti tidak akan mau," ujarnya dalam konpres di Hotel Ambara, Jakarta Selatan, kemarin.

Selain itu, babe bersikap baik layaknya orang tua yang merawat anaknya dengan kasih sayang. "Dia bahkan menyuruh anak-anak asuhnya untuk menabung dari hasil mengamen," katanya.

Alhasil, anak-anak asuh babe menjadi kerasan tinggal di rumahnya, dan mengajak teman lainnya.

Haposan menambahkan, Babe pasti akan membunuh korbannya jika menolak untuk diajak bersodomi, setelah itu dimutilasi untuk menghilangkan jejak.
"Kalau korban mau diajak sodomi, dia tidak akan bunuh. Mungkin ada korban yang tidak dibunuh tapi disodomi.Kami masih tunggu penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Terkait pengakuan terbaru Babe, Kasat Jatanras Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Nico Afinta akan menindak lanjuti pengakuan pelaku dari tes psikologis.

"Kami akan kerjasama dengan Polres Bekasi, Polres Jakarta Timur dan Polsek Pulogadung untuk menindaklanjuti pengakuan Babe," ujarnya.

Namun untuk memperkuat pengakuan Babe, polisi harus mencari barang bukti yang digunakan Babe.

"Sampai sekarang masih dicari bukti-bukti bahwa benar Babe sudah bunuh tujuh anak," pungkas Nico.[vivanews]

Baca berita terkait :


Rela menyerahkan kehormatan Kewanitaannya Demi Lulus Ujian CPNS

Written By admin on Saturday, December 12, 2009 | 8:24 PM

Serang - Ini cerita yang terjadi di antara proses seleksi penerimaan Pegawai Negeri Sipil di Banten, yang terjadi pekan pertama Desember 2009. Seorang guru honorer, dikabarkan rela menyerahkan kehormatan demi bisa lolos ujian seleksi

Kisah ini muncul dari lingkungan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tingkat I Propinsi Banten. Tepatnya, dari posko pengaduan yang dibentuk dalam rangka menerima aduan selama proses seleksi penerimaan Pegawai Negeri Sipil, periode Desember 2009.

Pemicunya sendiri dimulai dari beredarnya sebuah rekaman video mesum. Di video yang beredar dari ponsel ke ponsel itu, memang terlihat gambar seorang perempuan sedang berhubungan badan dengan seorang lelaki.

Dari situlah muncul cerita bahwa video ini berhubungan dengan seleksi penerimaan PNS di lingkungan Pemprop Banten.

Bahwa, si wanita yang ada di video itu adalah seorang pelamar atau Calon Pegawai Negeri Sipil.

Sedangkan yang lelaki, adalah seseorang yang dikabarkan menjanjikan bisa memasukkan wanita itu sebagai PNS. Asal, tentu saja seperti yang terlihat dalam video itu: si wanita mau menyerahkan kehormatannya.

Pertengahan pekan ini, Desember 2009, INILAH.COM menelusuri cerita ini. Dimulai dari bagian Kepegawaian Propinsi Banten. Beberapa staf mengakui bahwa isu itu memang ada. Tapi, tidak terjadi di tingkat propinsi.

Menurut seorang staf di bagian Kepegawaian, kejadian itu terjadi di Badan Kepegawaian Daerah Kabaten Serang. ''Jadi, Anda konfirmasi saja ke BKD Kabupaten Serang,'' kata staf tersebut.

Saat INILAH.COM menelusuri ke BKD Kabupaten Serang, seorang staf tadinya tak mau menjawab isu tersebut.

Tapi, dia mengakui bahwa cerita itu memang menyebar karena sudah dimuat di salah satu surat kabar lokal yang terbit di Banten.

"Tapi, bukan wewenang saya untuk berkomentar kasus tersebut," katanya kepada INILAH.COM.

Agak sulit mencari kisah tersebut. Sampai akhirnya, muncul keterangan bahwa isu itu memang muncul di Posko Pengaduan Penerimaan CPNS se-Banten.

Menyebarnya cerita adanya CPNS yang rela menggadaikan tubuhnya agar bisa lolos ujian seleksi sebagai PNS dibenarkan oleh Andri Prakarsa, anggota tim Posko Pengaduan Penerimaan CPNS Se-Banten 2009.

Andri mengatakan, beberapa jam setelah posko pengaduan dibuka, tepatnya Senin (30/11), pihaknya kedatangan perwakilan dari sebuah LSM yang ada di Serang. Waktu itu, mereka membawa soft copy rekaman video mesum.

Menurut cerita itu, si wanita adalah seorang pendaftar PNS yang berasal dari Kecamatan Pontang, Serang.

Andri sendiri masih menilai bahwa kebenaran kabar tersebut belum dapat dibuktikan. "Kita hanya menerima pengaduan saja terkait masalah penerimaan CPNS," ujarnya.

Selain itu, siapa lelaki yang menjanjikan wanita itu bisa lolos ujian seleksi CPNS asal si wanita mau menyerahkan kewanitaannya, juga belum diketahui.

''Soalnya, di video itu si lelaki tidak terlihat wajahnya,'' kata Andri.

Yang jelas, selama lima hari sejak posko pengaduan itu dibuka, sudah diterima sekitar 20 pengaduan. Sebagian besar karena kesalahan administrasi.[bersambung/ims]


sumber :inilah.com

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BERITA -BERITA PILIHAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger