Home » » KOMNAS ANAK : kasus Ardiansyah bukan kasus pembunuhan biasa

KOMNAS ANAK : kasus Ardiansyah bukan kasus pembunuhan biasa

Written By admin on Saturday, January 9, 2010 | 10:23 PM

Lagi-lagi kekerasan terhadap anak di bawah umur terjadi. Terakhir, korban bernama Ardiansyah yang masih berusia delapan tahun yang harus meregang nyawa dan dimutilasi.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jendral Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengatakan bahwa anak-anak rentan dengan praktek kekerasan baik seksual, fisik, maupun psikis. "Harus dicari akar masalahnya," kata Arist dalam perbincangan dengan VIVAnews, Sabtu 9 Januari 2010.

Arist melihat kasus yang menimpa Ardiansyah bukan hanya kasus pembunuhan biasa. "Tetapi kita harus melihat indikasi adanya penjualan organ tubuh," ujarnya. Dia mencontohkan kasus yang sama terjadi pada tahun 2008, di Nepal, India ditemukan mayat korban mutilasi dan sebagian organ tubuhnya hilang. "Ini patut di curigai, tidak menutup kemungkinan ini terjadi di Indonesia," tambahnya.

Lebih lanjut Arist mengatakan tak ada yang bisa menjamin kasus ini tidak terjadi lagi. "Orangtua, orang dewasa, dan masyarakatlah yang harus bisa mengantisipasinya, bisa menjaga," tambahnya. Pihaknya berharap penyidik kepolisian tidak hanya menyelidik persoalan pembunuhan ini saja. "Tetapi ada apa dibalik ini," tambahnya.

Seorang bocah, bernama Ardiansyah menjadi korban mutilasi. Potongan tubuhnya ditemukan secara terpisah di kawasan Jalan Raya Bekasi, Ujung Menteng Jakarta Timur. Tim gabungan Polda Metro Jaya dan polre Jakarta Timur telah menangkap tersangka Baiquni alias Babe, siang tadi.

Menurut polisi, Ardiasnyah adalah salah satu pengamen yang bekerja di bawah koordinasi tersangka. Biasanya korban bekerja di kawasan terminal Pulogadung, Jakarta Timur.

Penangkapan tersangka berawal dari ditemukannya seorang saksi yang melihat orang yang membuang bungkusan tersebut sekaligus yang memberitahu ada orang yang kehilangan anaknya.

Setelah orangtua Ardiansyah melihat langsung potongan tubuh korban di RS Polri, mereka yakin kalau korban adalah anaknya dengan ciri luka di lengan kanan.[vivanews]

Berita terkait :


Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BERITA -BERITA PILIHAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger