Home » » Keterlaluan.. Oknum DPRD menodongkan Pistol ke Pelayan ,Hanya Gara-Gara pesanan lama disajikannya

Keterlaluan.. Oknum DPRD menodongkan Pistol ke Pelayan ,Hanya Gara-Gara pesanan lama disajikannya

Written By admin on Tuesday, January 26, 2010 | 9:38 PM

Peristiwa penodongan terjadi pada Senin (25/1), sekitar pukul 20:00 WIB di Rumah Makan Iboe Kuliner, Jalan Raya Cikunir nomor 1, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Selatan. Sejumlah karyawan di lokasi tersebut membenarkan adanya peristiwa penodongan tersebut.

Seorang anggota dewan yang berinisial ND dari fraksi PDI-P DPRD Kota Bekasi, Jawa Barat, diduga telah bersikap arogan dengan menodongkan pistol kepada pelayan sebuah rumah makan akibat pesanannya lama diantar. "Saya sedang melayani pembeli, tiba-tiba ada suara marah-marah di ruang makan dan ketika didatangi, rekan saya Iwan (27), terlihat pucat usai ditodongi pistol," kata Ari (25), pelayan RM Iboe Kuliner, Selasa.

Menurut kesaksian Ari, pelaku saat itu marah akibat pesanan ikan gurame bakarnya dirasa lama disajikan oleh pelayan.

"Saat itu pelaku datang berombongan dengan rekannya, hingga ruang makan penuh. Kata-kata yang sempat saya dengar dari mulut pelaku saat marah adalah, diam-diam semuanya diam, sambil menodongkan pistol yang masih tertutup sarung ke tubuh Iwan," kata Ari sambil mencontohkan kejadian.

Kesan anggota legislatif yang melekat pada diri pelaku, kata dia, terlihat dari dandannya menggunakan jas hitam, dan mobil mewah. Selain itu logat pembicaraan dan sikap yang ditujukan pelaku bersama rekannya mirip dengan anggota dewan. Hal senada juga dikatakan Lamput Simangunsung (28), karyawan lainnya.

"Benar bahwa tadi malam terjadi keributan. Teman saya Iwan ditodong pistol oleh salah saorang tamu dan setelah itu ia dibawa sejumlah orang ke kantor Polsek," katanya.

Menurut Lamput, pelaku diduga marah karena beberapa rekannya yang diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang sudah mendapat pesanan makanan terlebih dahulu.

"Selain itu, pelaku juga sempat mendapat teguran tukang parkir akibat kendaraannya melebihi batas parkir," katanya. Kapolrestro Bekasi, Kombes Imam Sugianto, mengaku tengah memeriksa lima orang saksi dan korban terkait peristiwa itu.

"Iwan mengaku menjadi korban penodongan pistol oleh pelaku bernama Nuryadi Darmawan seorang anggota komisi D DPRD Kota Bekasi," katanya. Hingga kini, pihaknya tengah mempersiapkan surat pengajuan izin pemeriksaan terhadap pelaku kepada Gubernur Jawa Barat.

"Sebab sesuai ketentuan, pemeriksaan anggota dewan harus ada persetujuan kepala daerah. Kita belum berani memeriksa bila belum ada izin dari Gubernur," ujarnya. Imam pun belum mengetahui apakah pistol yang dipergunakan pelaku merupakan pistol yang berizin atau tidak. "Kami masih mendalami peristiwa itu sampai sekarang," katanya.[Republika]
Share this article :

+ comments + 1 comments

January 27, 2010 at 12:26 PM

coba kita lihat bagaimana tindakan polisi dan DPRD kota Bekasi. Rakyat sudah muak mas dengan hal-hal seperti ini.....preman jadi pemimpin...kaacaauuuu...

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BERITA -BERITA PILIHAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger