Home » » Dokter Gigi Jerman tolak obati Pasien gara gara pasiennya Bernama "Jihad"

Dokter Gigi Jerman tolak obati Pasien gara gara pasiennya Bernama "Jihad"

Written By admin on Saturday, February 6, 2010 | 10:36 PM


Seorang dokter gigi Jerman menolak untuk mengobati seorang anak laki-laki remaja berumur 16 tahun anak pada minggu ini karena nama pertamanya berarti "Jihad", kata ayah anak laki-laki tersebut Jumat kemarin (5/2).

Keluarga muslim di kota Donaueschingen Jerman itu akhirnya meminta polisi untuk mendakwa wanita dokter gigi tersebut dengan tuduhan melakukan tindakan diskriminasi atas inside yang terjadi hari Selasa lalu.

Remaja muslim itu pergi ke dokter gigi untuk membetulkan penyangga giginya - namun ia di usir oleh dokter gigi yang mengatakan bahwa namanya dianggap mendeklarasikan perang terhadap non-Muslim.

Anak remaja ini bernama "Cihad", ejaan dari bahasa Turki untuk kata "jihad", yang merupakan nama anak laki-laki yang umum di negara-negara Islam.

Dokter gigi kemudian mengatakan kepada Schwarzwaelder Boten, sebuah surat kabar di Jerman selatan, bahwa dia kemudian menyesali keputusannya, karena hal itu bukan kesalahan anak itu sendiri karena orang tuanya lah yang memberi nama'.

Meskipun sering media menerjemahkan jihad sebagai 'perang suci', ulama disana menyatakan pada hari Jumat kemarin bahwa hal itu adalah istilah umum dalam Islam yang berarti melayani Tuhan dengan segenap kemampuan yang ada.

Pihak berwenang yang berhubungan dengan kedokteran gigi mengatakan mereka sedang memeriksa apakah dokter yang mengusir remaja tersebut telah melanggar kontrak kewajibannya untuk memperlakukan semua pasien dengan adil.

Anak itu telah menjalani perawatan meluruskan gigi-selama dua tahun di praktek klinik dokter yang sama, tetapi dengan dokter gigi yang berbeda, yang kebetulan absen pada hari itu.

Sang ayah mengatakan ia heran kenapa orang bisa keberatan dengan nama anaknya.

"Namanya belum pernah ada masalah sebelumnya," katanya. Sebelumnya orang tua anak itu mengatakan kepada surat kabar alasan ia memilih nama anaknya seperti, karena itu terdengar bagus, bukan keluar dari motivasi Islam sedikitpun.

Pejabat kotamadya di Donaueschingen juga menyatakan terkejut bahwa anak itu harus menerima penolakan oleh dokter. "Ini nama yang biasa di Turki," kata seorang juru bicara kota.(fq/irishsun/eramuslim)

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BERITA -BERITA PILIHAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger