Home » » CINA -AS semakin memanas, Media-media China serang Obama

CINA -AS semakin memanas, Media-media China serang Obama

Written By admin on Sunday, February 7, 2010 | 9:16 AM

Media-media China mereaksi dengan sangat keras terhadap rencana Presiden Amerika Serikat Barack Obama menemui pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama di Gedung Putih akhir Februari nanti.

Hampir semua koran di China juga menuduh Obama sengaja memprovokasi Beijing dengan menyusun rencana pertemuan itu. ”Apa sebenarnya yang sedang dicari Obama? Setelah Tahun Baru berlalu, dia menunjukkan sikap oposisi yang berlebihan dengan China dan mengabaikan ketidaksetujuan warga China dalam soal penjualan senjata ke Taiwan.Ingatlah bahwa warga China yang hampir mencapai seperempat populasi dunia ini meremehkan Anda,” tulis harian Guangmung Guancha.

Harian Global Times juga menerbitkan pemberitaan yang hampir serupa.Koran ini menilai apa yang dilakukan pemerintahan Obama merupakan bukti kuat bahwa negara adi daya itu sama sekali tidak memahami isu-isu krusial di China. ”Obama dengan sengaja memprovokasi China,” tulis mereka. Koran Terbitan Hong Kong, Wen Wei Po, menuliskan editorial yang mengingatkan Obama agar berhatihati terhadap China. ”Amerika akan membayar mahal jika sengaja melancarkan perang dingin dengan China,” tulis mereka.

Pemberitaan keras tersebut sangat berbeda jauh bila dibandingkan setahun lalu.Saat itu Obama yang baru saja dilantik menjadi presiden sangat menghargai China. Kedua negara bahkan seolah tengah berbulan madu setelah sempat jauh di era George W Bush. Namun, dalam sebulan terakhir, hubungan China-AS terus menerus memanas akibat berbagai persoalan seperti serangan terhadap Google serta rencana penjualan senjata AS ke Taiwan. Beijing memprotes keras rencana penjualan senjata senilai USD6,4 miliar itu karena bisa memperkuat posisi Taipei yang terus berusaha memisahkan diri dari China.

Hubungan kedua negara semakin memanas saat Obama mengumumkan rencananya untuk menemui Dalai Lama di Gedung Putih, padahal November silam Obama menolak untuk bertemu Dalai Lama saat dia berkunjung ke AS. Dalai Lama dijadwalkan bakal mengunjungi AS pada 17-26 Februari mendatang. Pemimpin spiritual berusia 75 tahun ini menjadi simbol bagi perjuangan warga Tibet yang ingin memisahkan diri dari China. ”China dengan tegas menentang kunjungan Dalai Lama ke Gedung Putih serta menentang kontak apa pun yang dilakukan pemimpin AS dengan Dalai Lama,” ucap juru bicara menteri luar negeri Ma Zhaoxu, Jumat (5/2).

Di tempat terpisah, Menteri Luar Negeri China Yang Jiechi mengatakan, pertemuan penjualan senjata AS ke Taiwan merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan kedua negara. ”Tentu saja pemerintah dan warga China harus bereaksi. Saya yakin mereka merasa marah dan kecewa,” papar Yang di Prancis. (AFP/Newyorkpost/okezone]
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BERITA -BERITA PILIHAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger