Home » » Beredar Gambar Yesus memegang Rokok dan sekaleng Bir Membuat Heboh

Beredar Gambar Yesus memegang Rokok dan sekaleng Bir Membuat Heboh

Written By admin on Friday, February 26, 2010 | 2:11 PM

Pemerintah Negara Bagian Meghalaya India menyita buku bergambar Yesus Kristus yang sedang memegang sebatang rokok di tangan kanannya. Sementara tangan kiri Yesus digambarkan sedang memegang sekaleng bir.

Buku teks kontroversial digunakan untuk murid Sekolah Dasar. Gambar Yesus jadi ilustrasi huruf 'I' untuk kata 'Idol' alias Idola.

Tak ayal, hal itu menimbulkan gejolak dalam masyarakat di bagian tenggara negara bagian Meghalaya yang 70 persen penduduknya beragama Kristen.

Menteri Pendidikan, Ampareen Lyngdoh pun tak tinggal diam.

"Kami sedang mempertimbangkan upaya hukum melawan Penerbitan Skyline New Delhi yang menerbitkan buku kontroversial itu," kata Lyngdoh, seperti dimuat laman BBC.

Menteri Lyngdoh mengatakan meski buku-buku itu tidak diwajibkan untuk sekolah swasta, pihaknya mengambil langkah cepat -- menyita buku kontroversial itu dari sekolah dan toko buku.

Pemuka agama pun mengaku terluka. "Kami sangat menyesalkan ketidakpekaan penerbit. Bagaimana bisa hal yang tak menghormati agama seperti ini lolos," kata Uskup Shillong, Dominic Jala.

"Bayangkan dampaknya terhadap anak-anak sekolah yang masih berusia dini," tambah dia, prihatin.

Sekolah-sekolah Katolik telah melakukan langkah yang lebih cepat dari pemerintah, mereka melarang penggunaan buku-buku terbitan Skyline.

"Kami meminta sekolah-sekolah anggota kami di seluruh negeri untuk tidak menggunakan buku yang diterbitkan Skyline," kata juru bicara Conference of India (CBCI), Babu Joseph.

Gereja Katolik India juga meminta pemerintah bersikap tegas terhadap penerbit. Pemerintah juga diminta melarang apapun bentuk publikasi kontroversial di sekolah-sekolah di masa mendatang.

"Yesus Kristus adalah pusat iman pemeluk agama Kristiani. Yesus adalah hidup kami. Upaya untuk menodai citranya sangat menyakitkan dan merusak semangat toleransi beragama di India," kata Joseph.

***

Empat polisi mendatangi peberbit Skyline. Mereka menangkap Direkturnya, Inder Mohan Jha, karena menerbitkan buku dengan gambar kontroversial.

Seperti dimuat laman Times of Malta, Kamis 25 Februari 2010, Jha mengatakan itu adalah kesalahan manusia atau human error. Dia balik menyalahkan perusahaan desain yang dikontrak untuk mengerjakan layout dan isi buku tersebut.

"Mereka sepertinya mengambil gambar kontroversial itu dari internet," kata Jha.

"Saya meminta maaf atas segala kesalahan. Ucapan permintaan maaf ini akan saya sampaikan juga di surat kabar," tambah Jha.

Dijelaskan dia, baru 200 buku itu yang didistribusikan di wilayah Shillong Desember lalu, sementara 1.200 lainnya belum disebarkan. •[ VIVAnews]
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BERITA -BERITA PILIHAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger