Home » » Sleman diterjang Banjir Lahar Dingin

Sleman diterjang Banjir Lahar Dingin

Written By admin on Sunday, December 27, 2009 | 11:47 PM

Hujan deras yang mengguyur puncak Gunung Merapi dari siang hingga menjelang sore berdampak terjadinya banjir lahar dingin di sepanjang aliran sungai Gendol, di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY, Minggu, 27 Desember 2009.

Aliran banjir lahar dingin tersebut menembus hingga radius 10 kilo meter dari puncak Merapi dan mencapai Dusun Manggung atau perbatasan dengan Dusun Kepuh di Kecamatan Cangkringan.

"Tidak ada korban jiwa maupun materiil dalam kejadian, karena saat kejadian aktivitas penambangan pasir sudah berhenti," ujar Kepala Dinas Pengairan, Pertambangan dan Penanggulangan Bencana Alam (P3BA) Kabupaten Sleman, DIY, Widi Sutikno, Minggu, 27 Desember 2009.

Kepala Seksi Gunung Merapi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta Sri Sumarti mengatakan kejadian hujan deras di puncak Gunung Merapi tersebut belum membawa material vulkanik yang cukup besar sehingga kejadian banjir lahar dingin ini sifatnya biasa saja.

"Kejadian tersebut bermula pada pukul 14.00 WIB hujan deras turun di puncak Gunung Merapi kemudian pada pukul 14.45 WIB pihaknya melakukan koordinasi dengan petugas di kawasan Sungai Gendol untuk mengingatkan para penambang pasir," katanya.

Dalam waktu yang hampir bersamaan sejumlah rumah di Dusun Sanggrahan, Desa Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman mengalami rusak berat dan ringan akibat diterjang angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan deras

"Kerusakan terjadi pada atap rumah yang terbang serta konstruksi atap rumah yang rusak. Setidaknya ada 7 rumah yang rusak atapnya akibat bencana puting beliung" kata Widi SutiknoKepala Dinas Pengairan, Pertambangan dan Penanggulangan Bencana Alam (P3BA) Kabupaten Sleman

Selain itu sejumlah pohon tumbang dan sebagian ada yang melintang di jalan sehingga menutup ruas jalan. "Kita berupaya untuk mengevakuasi pohon yang tumbang dan menutup akses jalan," tuturnya.[Vivanews]

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BERITA -BERITA PILIHAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger