Home » » warga Desa Sugihan Geger karena Masjid didesanya terbakar

warga Desa Sugihan Geger karena Masjid didesanya terbakar

Written By admin on Friday, February 12, 2010 | 2:19 PM

Entah kenapa, seorang warga Desa Sugihan, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban diduga membakar masjid desa setempat.

Kejadian itu sempat menggegerkan warga desa. Sebab, saat seorang penjual kue keliling desa yang mengetahui ada kepulan asap langsung berteriak cukup keras dan mengagetkan warga sekitar.

Data yang dihimpun di lapangan, Kamis (11/2) menyebutkan, Masjid Haji Soedirman di Desa Sugihan, Kecamatan Jatirogo, Tuban diduga telah dibakar seorang warga bernama Sopii (32) yang tinggal di Dusun Lumutan, desa setempat.

"Yang pasti, pertama kali yang melihat masjid terbakar adalah seorang penjual kue keliling. Dia berteriak-teriak minta tolong," kata Nurhadi (38) Ketua Takmir Masjid Haji Soedirman.

Dijelaskan, mendengar teriakan tersebut warga langsung semburat dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. "Ada yang menggunakan ember, timba dan sebagainya," terangnya.

Warga berusaha keras memadamkan api yang sudah berkobar di dalam masjid. "Syukur alhamdulillah, sebelum semua terbakar habis isi masjid, api berhasil dipadamkan," tegasnya.

Menurutnya, saat dilihat dari luar sebenarnya tidak ada yang tampak kebakaran. Sebab, masjid tampak sempurna, karena bangunan terbuat dari tembok dan lantainya berkeramik.

"Namun, di dalam masjid hampir semua bagian sudah gosong. Terutama di rak yang digunakan menyimpan Alquran dan kitab-kitab," sambungnya.

Tak hanya itu saja, kaca jendela yang berada di sebelah rak tersebut sampai pecah karena terbakar. Juga, kelambu pembatas jamaah lelaki dan perempuan di dalam masjid juga ludes terbakar.

"Bangku untuk anak-anak mengaji juga ikut terbakar bersama puluhan alquran dan kitab-kitab," terangnya sambil menggelengkan kepala.

Akibatnya kebakaran tersebut, sejumlah siswa terpaksa diliburkan karena memang tempat yang digunakan mengaji masih kotor dan kitab-kitabnya juga ludes dilalap api.

Sementara itu, setelah api berhasil dijinakkan, beberapa warga sempat melihat seorang lelaki keluar dari dalam masjid. Mereka pun beramai-ramai menangkapnya dan ternyata lelaki itu adalah Sopi’i.

"Pada waktu tertangkap yang bersangkutan akhirnya mengakui kalau yang membakar adalah dirinya. Maka, kami langsung menyerahkan ke Polsek Jatirogo," lanjut Nurhadi.

Mendapat laporan itu, petugas langsung menuju ke lokasi, termasuk Kapolres Tuban AKBP I Nyoman Lastika. Mereka memastikan peristiwa yang terjadi dan menyelidiki penyebabnya.

"Pelakunya sudah kita diamankan. Dan sementara ini penyebabnya adalah pelaku mengalami depresi atau stress," tegasnya.

Ditanya mengenai kepastian pelaku depresi, Polres Tuban akan segera mendatangkan psikolog. "Kami juga mengamankan beberapa barang bukti (BB), seperti jeriken ukuran 5 liter yang digunakan untuk melakukan aksi, sisa kelambu dan Alquran," tegasnya. [beritajatim.com/bar]

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BERITA -BERITA PILIHAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger