Home » , » Ini dia, Video saat Kamal teriaki "Budiono Maling,suasana rapat Pansus ricuh..

Ini dia, Video saat Kamal teriaki "Budiono Maling,suasana rapat Pansus ricuh..

Written By admin on Tuesday, January 12, 2010 | 9:45 PM





Ini Dia alasannya Kamal berteriak 'Budiono Maling'

"Awalnya saya gemas ketika Boediono mengatakan saya menangis ketika mendengar lagu Indonesia Raya. Dari situlah saya spontan jadi berteriak budiono maling," kata Kamal. Kamal menilai Boediono bukanlah nasionalis, sehingga ia mengeluarkan kata-kata tersebut.

Dia menilai Boediono bertanggung jawab atas skandal Bank Century. Namun saat ditanya apa ia memiliki bukti bahwa Boediono harus bertanggung jawab, Kamal mengatakan, "Tidak perlu bukti lagi, kan sudah ada, sudah jelas, hingga akhirnya dibuat pansus. Artinya sudah ada di lembaga hukumnya tinggal kita mengawasi dan melihat proses jalannya pansus."

Kamal nekat berteriak saat Boediono sedang memberikan keterangan tentang status uang Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS. "Saya tidak tahu uang LPS itu uang negara atau bukan," kata Boediono.

Tiba-tiba dari atas balkon, ia berteriak, "Boediono maling, Boediono maling." Sontak Paspampres yang menjaga ruang sidang langsung mengepungnya dan membawanya ke Polda Metro Jaya.

Peneriak Budiono maling Bantah robek Poster

Ahmad Laode Kamaluddin, 35 tahun, yang meneriaki mantan Gubernur BI Boediono "maling" membantah menyobek poster Boediono. Saat berteriak dia mengaku memang mengacungkan-acungkan poster tersebut.

"Tapi saya tidak menyobeknya. Saat itu terjadi tarik menarik dengan Paspampres, sehingga poster robek," kata Kamal usai dibebaskan Satuan Keamanan Negara Polda Metro Jaya, Selasa 12 Januari 2010.

Saat meneriakkan "Boediono maling", personel Paspampres yang berjaga di sekitar ruang rapat langsung mengepung Kamal dan mengamankannya. Kamal mengaku saat itu diperlakukan tidak manusiawi. "Saya diinjak-injak dan diseret oleh Paspampres di bagian kepala dan perut," kata aktivis 1998 ini.

Kamal yang sejak dua tahun lalu bergabung dalam Presidium Komite Aksi Pemuda Anti-Korupsi (Kapak) ini mengaku tidak takut kalau dilaporkan balik. "Saya siap dipenjara. Saya tidak akan takut balik lagi ke DPR," kata dia.

Dia akan tetap menyaksikan pemeriksaan pansus terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab terhadap proses penyelamatan Bank Century meski ia menganggap pansus terlalu bertele-tele dan memeriksa saksi seperti dagelan politik.[vivanews.com]
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BERITA -BERITA PILIHAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger