Home » » Muslim AS ajukan dakwaan terhadap 'penyusup' Agama

Muslim AS ajukan dakwaan terhadap 'penyusup' Agama

Written By admin on Saturday, April 18, 2009 | 12:36 AM


Sebuah organisasi Muslim Michigan mengatakan bahwa pihaknya telah melayangkan keluhan kepada Jaksa Agung AS, dan memintanya untuk menyelidiki dugaan bahwa FBI sedang memata-matai pemuka agama dan juga para penganut Islam.

Minggu lalu, Dewan Organisasi Islam Michigan telah mengirimkan sepucuk surat kepada Holder setelah sejumlah masjid dan kelompok-kelompok lainnya melaporkan bahwa anggota komunitas Muslim mengaku didekati oleh FBI dan diminta untuk memata-matai masjid-masjid dan juga sumbangan-sumbangan yang diberikan kepada masjid tersebut.

Kantor FBI di Detroit membantah tuduhan tersebut pada hari Kamis waktu setempat (Jumat hari ini, Red). Andrew Arena, seorang agen khusus FBI yang berwenang di Detroit, mengatakan bahwa dalam sebuah pernyataan, bahwa FBI telah bekerja keras untuk membina hubungan baik dengan komunitas Arab-Amerika di daerah tersebut, dan bahwa sama sekali tidak ada laporan mengenai dugaan kesalahan yang dilakukan FBI.

Berdasarkan keluhan-keluhan yang diterimanya, agaknya FBI sedang “memancing, kata Dawud Walid, direktur eksekutif dari komunitas Muslim Michigan.

"Jika benar ada seorang imam yang, menurut FBI, mempengaruhi para anggota komunitas untuk mendukung Osama bin Laden, itu lain cerita – jika kasusnya seperti itu, tidak masalah bagi kami,” katanya. “Anggota komunitas ini akan tercatat menjadi orang-orang pertama yang melapor ke pengadilan federal.”

Walid mengatakan bahwa sebagian besar keluhan datang dari orang-orang yang bermasalah dengan imigrasi, kemudian mereka didatangi oleh sejumlah agen untuk memata-matai masjid-masjid, sebagai gantinya, mereka akan diberikan kemudahan untuk mengurus kewarganegaraan.

Walid menambahkan bahwa komunitas Muslim Detroit – salah satu komunitas Muslim terbesar di AS – telah mendapatkan dukungan dari kelompok-kelompok dan juga individu non-Muslim; sebuah organisasi kepemudaan Katolik, seorang pastor pembaptis dan sebuah kelompok lintas keyakinan yang menginginkan keadilan dan kedamaian, telah mengirimkan surat protes dan meminta adanya penyelidikan federal. “Jaksa Agung sedang tidak ada di tempat,” kata Walid. “Dia sedang melakukan pembaharuan dalam departemen kehakiman. Jaksa Agung harus benar-benar serius dalam menyikapi kasus ini.”Kerjasama Muslim - FBI?

“FBI tidak pernah menjadikan orang-orang atau institusi yang tidak bersalah sebagai target,” kata Arena. Dia menambahkan bahwa penggunaan sumber daya manusia dalam penyelidikan memang bisa dilakukan oleh polisi, tapi agen rahasia tidak pernah “memancing” anggota masyarakat seperti itu.”

Walid mengatakan bahwa keluhan-keluhan tersebut bukanlah hal yang baru, namun keluhan tersebut menjadi semakin banyak setelah belakangan terungkap bahwa FBI memiliki mata-mata di sebuah masjid di California Selatan.

Seorang agen memberikan kesaksian di bulan Februari kemarin, dalam sebuah dengar pendapat mengenai benar tidaknya seorang informan FBI telah disusupkan ke masjid-masjid di Orange County, Calif, dan juga berkawan dengan Ahmadullah Niazi, saudara ipar dari bodyguard Osama bin Laden. Niazi dituduh telah menuliskan keterangan palsu, dalam formulir pengajuan paspor dan kewarganegaraan Amerika, mengenai hubungannya dengan al-Qaeda.

Mantan agen FBI jaksa penuntut federal mengatakan bahwa memata-matai Masjid adalah salah satu “senjata terbaik” pemerintah untuk meredam tindakan “teror”, namun agen-agen FBI haruslah memiliki informasi yang rinci dan dapat dipertanggungjawabkan sebelum menyusupkan mata-mata. (dn/ap/tim)

sumber : http://www.suaramedia.com/dunia-islam/muslim-as-ajukan-dakwaan-terhadap-penyusup-agama.html
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BERITA -BERITA PILIHAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger