Latest Post
Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Inilah..Kamera Kedap Air Teramping di Dunia

Written By admin on Friday, February 19, 2010 | 2:17 PM

Cyber-shot TX5 merupakan kamera digital kedap air, tahan goncangan sekaligus teramping di dunia yang diperkenalkan Sony Indonesia, Kamis (18/2/2010) di Jakarta. Ditujukan bagi konsumen dengan gaya hidup aktif di luar ruangan, Cyber-shot TX5 juga tahan debu, panas, dan segala kondisi cuaca hingga suhu minus 10 derajat Celcius sekalipun.

Kamera compact dengan lebar 16,7 mm ini dapat digunakan di dalam air hingga kedalaman 3 meter selama 1 jam. Dengan karakteristik dan kekuatan tahan airnya, Cyber-shot TX5 cocok digunakan untuk berbagai kegiatan luar ruangan seperti lintas alam dan snorkeling. Pengguna Cyber-shot TX5 tak perlu takut jika kamera gaya ini terjatuh dari ketinggian. Pasalnya, Cyber-shot TX5 tahan banting hingga jatuh dari ketinggian 1,5 m.

Mengenai kualitas gambarnya, tak perlu khawatir karena Cyber-shot TX5 dilengkapi dengan sensor yang sangat sensitif, yakni Exmor R CMOS yang dikombinasikan dengan prosesor imej BIONZ yang canggih dengan performa tinggi lensa Carl Zeiss sehingga mampu menghasilkan foto-foto yang sangat baik dengan detail yang ditingkatkan dan distorsi yang rendah.

Si ramping TX5 ini juga memungkinkan menangkap gambar panorama langit malam dalam kondisi minim cahaya dengan mode Handheld Twilight-nya. Fitur baru lainnya dalam Cyber-shot TX5 ini adalah Backlight Correction HDR yang mampu mengambil dua eksposur. Satu eksposur untuk menangkap detil bayangan dan satu set untuk menangkap detil kilau cahaya sehingga gambar akhir yang dihasilkan tampak nyata dengan warna alami dan jangkauan dinamik yang maksimal.

Berbeda dengan model Cyber-shot sebelumnya, TX5 telah disempurnakan dengan fungsi Intelligent Sweep Panorama. Hanya dengan sentuhan sederhana pada kamera baik horisontal maupun vertikal, TX5 mampu menjahit foto-foto panoramik dengan cerdik. Lensa sudut pandang lebarnya 25 mm sehingga pengguna dapat memotret dengan perspektif yang lebih bervariasi.

TX5 tersedia dalam lima warna penuh gaya dan dilengkapi aplikasi Portabel PMB untuk mengunggah foto secara instan ke situs foto sharing. Kesemua fitur Cyber-shot TX5 tersebut dapat Anda miliki mulai akhir Februari. Harganya? Tunggu saja.[Kompas]

Inilah Tanggapan SBY Soal RPM Konten

Written By admin on Thursday, February 18, 2010 | 2:42 PM

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berbicara soal Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika tentang Konten Multimedia (RPM Konten). SBY meminta semua pihak jangan salah persepsi soal rencana ini.

"Ini menjadi hangat sekarang, seolah-olah pemerintah ingin membatasi kebebasan," kata Presiden SBY sebelum membuka rapat paripurna kabinet di Istana Negara, Jakarta, Kamis 18 Februari 2010.

Menurut SBY, dalam perdebatan soal rencana ini ada kesan bahwa seolah-olah pemerintah ingin mengatur lagi apa yang selama ini sudah menjadi domain hak warga, pers dan sebagainya. "Akhirnya melebar kesana kemari," ujar SBY.

Presiden SBY mengaku menerima masukan tentang RPM Konten dari banyak pihak. Termasuk masukan yang mempertanyakan apakah bebas-bebas saja teknologi itu digunakan, dengan implikasi dan dampak yang tidak bagi masyarakat dan siswa.

"Masalah sensitif seperti ini tentu saja bisa menimbulkan salah persepsi. Lantas dilakukan pengaturan," kata SBY.

Sebelumnya, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menilai, RPM Konten itu pada intinya melarang penyelenggara jasa internet untuk mendistribusikan konten yang dianggap ilegal (pasal 3 sampai 7), dan mewajibkan memblokade serta menyaring semua konten yang dianggap ilegal (pasal 7 sampai 13) dan pembentukan Tim Konten sebagai lembaga sensor (pasal 22 sampai 29).

PDI Perjuangan (PDIP) juga menolak RPM Konten. PDIP menilai banyak pasal-pasal yang bertentangan dengan UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers.[Vivanews]



Roy Suryo dan Ruby Alamsyah mau adu Ilmu dihadapan para Praktisi IT dan Akademisi ?

Written By admin on Thursday, February 4, 2010 | 2:25 PM

Roy Suryo akan adu kebolehan dengan Ruby Alamsyah di hadapan para praktisi, akademisi, dan mahasiswa jurusan teknologi informasi di salah satu kampus Depok.

Anggota Komisi I DPR-RI periode 2009-2014 itu akan disandingkan dengan Ruby, pakar digital forensik yang tengah naik daun, dalam seminar round table bertajuk "Continous Security in Preventing Security".

"Acaranya sendiri berlangsung besok siang, Kamis 4 Februari 2010, di Kampus D Gunadarma, Margonda Depok," tukas I Made Wiryana, salah satu panitia acara itu kepada detikINET, Rabu (3/2/2010).

Selain Roy dan Ruby, hadir pula Gildas Geodrat, Edmon Makarim, Avinanta Tarigan, dan M. Salahuddien selaku Wakil Ketua ID-SIRTII (Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure).

Namun di antara mereka, tentu yang paling menarik adalah pertemuan antara Roy Suryo dan Ruby Alamsyah usai ribut-ribut tentang peragaan pembobolan mesin ATM dengan memakai kartu bodong yang disiarkan secara gamblang di televisi.

Roy Suryo banyak dirinya akan adu Ilmu

Anggota Komisi I DPR RI Roy Suryo membantah dirinya akan adu ilmu dengan Pakar Digital Forensik Ruby Alamsjah.
"Ini hanya seminar biasa dan kebetulan saya dan Ruby termasuk di antara banyak pembicara," ujar Roy Suryo kepada okezone, Kamis (4/2/2010).

Menurut Roy, dirinya diundang menjadi salah satu pembicara dalam seminar tersebut didasari karena kapasitasnya sebagai anggota DPR yang mengurusi masalah komunikasi. Saat ini Roy memang duduk di kursi Komisi I dan menjabat sebagai Pokja Komunikasi di komisi tersebut.

"Saya sendiri akan membahas tentang permasalahan dpr dan pengalaman dlm mengkomunikasikan masalah sekuriti ke publik," ujar Roy.

Dijelaskan Roy, dalam seminar tersebut akan ada beberapa pembagian fokus paparan. Misalnya mengenai pentingnya uji penetrasi secara etis, yang disampaikan oleh Gildas Geodrat, tema model dan teori keamanan oleh Avinanta Tarigan, dari sisi organisasi dan pemerintah akan dipaparkan oleh M Salahudien (Didin Pataka) yang juga menjabat sebagai wakil ketua Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID SIRTII).

Sedangkan dari sisi hukum, Edmond Makarim akan tampil sebagai pembicara. Dan pakar telematika Ruby Z Alamsjah akan menjelaskan mengenai incident handling, prinsip dan metodenya.

"Jadi bukan adu ilmu ya. Media yang nulis adu ilmu itu tidak tahu, atau asal tulis," tandas Roy.

Seminar ini sendiri akan diadakan pada pukul 13.00 di Universitas Gunadarma, Jalan Margonda Raya 100 dengan tema bahasan 'security dan komunikasi ke publik (dari beberapa aspek).
(srn/okezone/detik)

Di Youtube Obama memuji iPad sedangkan Hitler menghujatnya

Written By admin on Monday, February 1, 2010 | 9:26 AM



Kritikan terhadap sejumlah kelemahan iPad yang jauh dari ekspektasi sebelumnya masih saja mengalir. Bahkan, Hilter pun sampai menghujatnya lewat Video yang ditampilkan di YouTube.

Namun, tentu saja itu semua hanya lelucon sarkasme. Seseorang yang mungkin tidak menyukai iPad membuat klip video dengan menukil adegan film tahun 2004 berjudul Der Untergang. Pembicaraan antara Hitler dan pasukannya dalam bahasa Jerman diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris sehingga seolah-olah mereka tengah memperbincangkan iPad.

Dalam teks terjemahan video berdurasi sekitar 3,59 menit itu, Hitler awalnya tampak berapi-api menyambut kehadiran iPad. Bahkan ia mengatakan sudah memesan satu buah secara online. Namun, ia begitu kecewa ketika mendapat laporan dari komandan pasukannya bahwa iPad tidak mendukung beberapa teknologi, seperti multitasking, tidak mendukung flash, tidak bisa telepon, dan tidak ada kamera.

Kalau cuma mendukung semua aplikasi iPhone, menurut Hitler, masih lebih biak menggunakan komputer OSX. Begitu pula kalau buat baca e-book, Hitler lebih memilih membeli Kindle buatan Amazon.

"Apple seharusnya bikin tablet yang sempurna. Bedebah. Namanya saja seperti tampon (pembalut wanita). Tidak macho sama sekali!" ujar Hitler dengan suara keras.

Dipuji Obama




Namun, sebaliknya, iPad sangat dipuji Presiden AS Barack Obama. Bahkan, pernyataannya disampaikan dalam pidato kenegaraan (State of Union) di depan anggota DPR AS. Pidato yang seharusnya berisi pernyataan Obama untuk menghalau kekhawatiran rakyat AS terhadap perekonomian yang tidak menentu itu malah diplesetkan dalam video menjadi pidato pujian untuk Apple dan iPad.

Pembuat klip video berjudul "Obama: State of the iPad Address" berdurasi 2,57 menit itu menyisipkan gambar-gambar terkait Apple dan iPad di sepanjang pidato Obama sehingga angka-angka dan sejumlah pujian Obama seolah-olah ditujukan untuk itu.

"Ini merupakan penyedia solusi spesifik yang aman, bersih, dan jauh lebih cepat," kata Obama. Sementara itu, di sampingnya ditambahkan gambar iPad dengan tulisan safe, clean, dan 10 hour batteries! oleh sang pembuat video.

Kedua klip video itu diunggah di YouTube sehari setelah iPad diluncurkan di San Francisco, AS, Rabu (27/1/2010). iPad merupakan tablet buatan Apple dengan layar sentuh 9,7 inci dan tanpa keyboard. Produk ini dijual dengan harga mulai dari 499 dollar AS. Namanya yang terdengar aneh (berkonotasi dengan pembalut wanita) membuat iPad sempat menjadi bahan lawakan di Twitter dengan kata kunci "iTampon". Banyak pengamat juga mengkritik fiturnya yang terbatas itu.[kompas]

Kodak akan gugat Apple dan Blackberry karena dianggap melanggar hak cipta

Written By admin on Friday, January 15, 2010 | 11:24 PM

Kodak akan menggugat Apple dan Blackberry dengan tuduhan aplikasi di telepon genggam mereka melanggar hak cipta.

Gugatan Kodak sudah diajukan kepada Komisi Perdagangan Internasional (ITC) Amerika Serikat.

Gugatan ini diajukan kepada Apple yang membuat telpon genggam iPhone dan perusahaan Research in Motion (RIM) yang membuat Blackberry.

Kodak menuduh teknologi preview gambar yang dipakai dalam iPhone dan Blackberry melanggar paten yang dimilikinya.

Kodak juga mengajukan dua gugatan terpisah kepada Apple yang menurutnya melanggar paten berkaitan dengan kamera digital dan proses komputer tertentu.

Kodak meminta ITC melarang kedua perusahaan menjual produk-produk tersebut dan meminta ganti rugi yang tidak disebut jumlahnya.

RIM dan Apple tidak bersedia berkomentar soal berita ini.

Upaya Damai

"Kami sudah bertahun-tahun berunding dengan dua perusahaan ini untuk menyelesaikan masalah dengan baik, tetapi tidak berhasil mendapat penyelesaian yang memuaskan," kata Laura Quatela, kepala urusan hak kekayaan intelektual di Kodak.

"Oleh karena itu kami mengambil tindakan untuk melindungi kepentingan para pemilik saham kami dan pihak-pihak yang mendapat lisensi teknologi dari kami."

Kami sudah bertahun-tahun berunding dengan ke dua perusahaan ini untuk menyelesaikan masalah dengan baik, tetapi tidak berhasil mendapat penyelesaian yang memuaskan

Laura Quatela

Hak paten teknologi preview gambar milik Kodak juga menjadi sengketa dengan Samsung.

Tanggal 17 Desember 2009 lalu, hakim ITC memutus bahwa telepon kamera buatan Samsung melanggar hak cipta Kodak.

Kodak juga sudah menggugat Sun Microsystems dalam persoalan teknologi yang sekarang menyangkut gugatan terpisah terhadap Apple.

Dalam perkara itu, juri federal menyatakan teknologi Java milik Sun Microsystems melanggar paten Kodak.

Sun kemudian bersedia membayar untuk mendapat lisensi dari Kodak.

Sementara bulan Oktober tahun lalu, Nokia menuduh iPhone melanggar 10 paten dasar berkaitan dengan teknologi nirkabel.

Apple membalas dengan gugatan balik pada bulan Desember dengan tuduhan Nokia mencontek teknologinya.

Nokia kemudian mengajukan pengaduan ke ITC dan mengajukan gugatan bahwa praktis semua produk Apple melanggar hak cipta miliknya.[BBC]

Inilah Spesifikasi "Superphone" Buatan Google

Written By admin on Thursday, January 7, 2010 | 8:54 AM

Google menyebut ponsel rancangannya yang dirilis dengan nama Nexus One sebagai superphone, bukan lagi sekadar smartphone. Apa saja kelebihannya?

Ya, sejumlah fitur memang yang terdepan di jajaran ponsel, seperti prosesor 1 GHz Snapdragon buatan Qualcomm. Bahkan, Nexus One merupakan perangkat pertama yang menggunakan Android 2.1, versi teranyar sistem operasi berbasis open source yang dikembangkan Google.

Terobosan lain yang coba disediakan sebagai andalan Nexus One adalah fitur keyboard berbasis sistem pengenal suara dengan penerjemah suara ke teks. Penggunanya tak perlu mengetik untuk menulis e-mail, SMS, atau pesan di Facebook, tetapi cukup mengatakannya saja.

Layarnya juga sudah menggunakan AMOLED yang memiliki kontras rasio sangat tinggi sehingga obyek yang ditampilkan sangat jernih dan tidak terganggu cahaya luar, seperti paparan sinar matahari. Seperti perangkat Android umumnya, disediakan lima pilihan wallpaper dan lima pilihan panel yang aktif bersamaan, tetapi kali ini dengan tampilan tiga dimensi.

Selain itu, Nexus One juga begitu tipis dan ringan. Bandingkan saja, ia lebih tipis dari sebuah pensil standar dan lebih ringan dari sebuah pisau lipat Swiss standar.

Nah,
fitur apa saja yang dibenamkan dalam Nexus One sehingga disebut superphone? Berikut rincian spesifikasinya:
  • Prosesor: Qualcomm QSD 8250, 1 GHz
  • Sistem operasi: Android 2.1
  • Memori: 512 MB RAM, 512 MB ROM, dan 4GB Micro SD card (bisa ditambah hingga 32 GB)
  • Dimensi: Panjang 11,9 cm, Lebar: 5,98 cm, Tebal: 1,15 cm Berat: 130 gram
  • Layar: 3,7 inci widescreen, WVGA AMOLED
  • Kamera: 5 megapixel
  • Konektivitas: Seluler: UMTS Band 1/4/8 (2100/AWS/900) HSDPA 7.2Mbps HSUPA 2Mbps up to 5.76Mbps GMS/EDGE (850/900,1800,1900 MHz) Wi-Fi (802.11 a/b/g/n) Bluetooth 2.1 + EDR A2DP stereo Bluetooth AGPS receiver Cell tower and Wi-Fi positioning Kompas digital Akselerometer
  • Waktu bicara: 10 jam dengan 2G, 7 jam dengan 3G
  • Waktu Standby: 290 jam dengan 2G, 250 jam dengan 3G
  • Waktu Internet: 5 jam dengan 3G, 6,5 jam dengan Wi-Fi Putar
  • Video: 7 jam Putar
  • Audio: 20 jam
[kompas.com]

berita terkait :

Inilah Ponsel dari Google yang segera dirilis

Written By admin on Friday, January 1, 2010 | 10:05 PM


Google telah mengirimkan undangan kepada sejumlah jurnalis untuk menggelar konferensi pers tentang Android pada Selasa (5/1/2010) minggu depan. Undangan tersebut kontan memicu spekulasi bahwa Google akan mengumumkan Nexus One, ponsel Android yang didesainnya sendiri.

Dalam undangan tersebut, seperti dilaporkan Telegraph, dikatakan, "Dengan peluncuran perangkat Android pertama sekitar setahun lalu, kami telah melihat betapa sebuah platform terbuka yang kuat dapat memacu inovasi produk mobile. Dan ini baru permulaan dari apa saja yang mungkin terjadi."

Rumor bahwa Google merancang ponsel sendiri meruncing menjelang liburan Natal. Saat itu, karyawan Google mengaku memperoleh hadiah Natal berupa ponsel dengan merek Nexus One. Pembagian tersebut dibenarkan Google meski hanya menyebut hal tersebut sebagai bagian dari uji coba teknologi baru.

Belakangan banyak beredar foto-foto dan video Nexus One. Bahkan situs teknologi Gizmodo merilis dokumen yang menyebut bahwa Nexus One akan dijual 530 dollar AS dalam kondisi unlocked atau 180 dollar AS dengan kontrak dua tahun dengan T-Mobile.

Benar tidak kalau Google akan merilis ponsel sendiri, tunggu saja tanggal mainnya.[kompas.com]

Google earth untuk Mobil Audi A8

Written By admin on Thursday, December 17, 2009 | 7:05 PM


Fitur ini mungkin tidak cukup kuat untuk mendorong Anda membeli Audi A8, tetapi pasti merupakan tambahan yang menyenangkan. Ya, di model 2011 mobil Audi A8 sudah tersedia sistem navigasi built-in lengkap dengan Google Earth dan modem GPRS/EDGE.

Inilah kali pertama Google Earth tersedia langsung di mobil produksi. Selain menampilkan beragam point-of-interest yang bersumber dari Google, modem ini akan memungkinkan penggunanya mengunduh berbagai informasi up-to-date ke unit navigasi tersebut – kendati belum jelas apa yang akan bisa dihadirkan.

Belum ada kabar tentang harga tambahan yang akan dibebankan ke A8, tetapi sepertinya fitur ini pun tidak akan langsung tersedia pada mobil-mobil Audi yang dirilis tahun depan. Audi hanya mengatakan “pertengahan 2010” tentang produk tersebut.[kompas.com]

Ditemukan Alat Pembaca Pikiran

Written By admin on Saturday, December 12, 2009 | 10:33 PM

Penelitian baru kini tengah dilakukan untuk peranti otak nirkabel yang kelak diharapkan bisa memindai pikiran dengan cepat untuk mengambil data percakapan demi menolong orang yang mengalami kerusakan otak agar bisa berkomunikasi.

Baru-baru ini, para ilmuwan menciptakan peranti otak untuk membantu komunikasi bagi orang yang tak bisa lagi berbicara dengan cara membaca gelombang otak lewat elektroda yang ditempel ke kepala. Sayangnya, ini terbukti sangat lamban, kira-kira hasilnya satu kata per menit sehingga tak mungkin diterapkan pada pembicaraan normal dan interaksi sosial.

Kini, ahli saraf kognitif Frank Guenther dari Universitas Boston bersama para koleganya menunjukkan suatu peranti otak yang memakai elektroda yang ditanamkan langsung dalam otak demi meneliti cara bicara dalam waktu riil.

"Tak lama lagi, individu yang telah lumpuh total sehingga tak bisa berbicara akan memiliki kemungkinan untuk bersuara lewat komputer laptop," kata Guenther.

Para ilmuwan bekerja bersama sukarelawan berumur 26 tahun yang hampir lumpuh total akibat stroke yang dialaminya di usia 16 tahun. Mereka menanamkan elektroda dengan dua kawat ke bagian otak yang tugasnya memikirkan dan menjalankan gerakan yang berhubungan dengan berbicara.

Elektroda itu mencatat sinyal dari otak ketika sang sukarelawan mencoba berbicara, lalu secara nirkabel data itu dikirim pada suatu alat synthesizer suara. Penundaan antara aktivitas otak dan hasil suara rata-rata hanyalah 50 milidetik. Ini cukup mendekati pembicaraan normal.

"Ia (sukarelawan) cukup bersemangat, terutama selama beberapa hari pertama ketika kami memakaikan alat itu dan seiring ia membiasakan diri," ucap Guenther, "Saya yakin dari sisi dia, kemajuan kami terlihat lelet. Kami pun kadang merasa begitu. Tapi biar bagaimanapun ia senang bisa mendapatkan hasil suara dengan waktu riil atas kehendaknya untuk bicara, dan ia bekerja keras dengan senang hati bersama kami selama percobaan."

Para peneliti berfokus pada huruf vokal karena komponen suaranya telah dipelajari selama puluhan tahun dan peranti lunaknya sudah tersedia untuk dengan cepat menghasilkan suara. Tingkat akurasi huruf-huruf vokal yang dihasilkan sang sukarelawan lewat synthesizer itu maju pesat dari 45 persen menjadi 89 persen akurat dalam 25 sesi selama lima bulan.

"Sukarelawan kami bisa menghasilkan urutan bunyi vokal seperti 'ah-ii'. Ini gerakan gerakan vokal yang cukup mudah."

Guenther menerangkan. "Tantangan berikutnya adalah menghasilkan suara konsonan. Ini akan memerlukan synthesizer yang berbeda, yaitu suatu synthesizer artikulasi di saat sang pemakai akan mengendalikan gerakan suatu lidah maya.

"Synthesizer macam ini memungkinkan terbentuknya suatu kata penuh, tapi sistemnya lebih rumit untuk dikendalikan sang pemakai," lanjutnya, "Ini, dan dipadukan dengan tambahan elektroda untuk memindai dan memancarkan data, nanti mustinya bisa membuka jalan atas terciptanya sistem untuk menghasilkan kata-kata dan kalimat penuh."

Sistem yang sekarang digunakan mengambil data hanya dari dua kawat. "Dalam setahun akan memungkinkan untuk menanam sistem dengan 32 kawat," kata Guenther, "Dengan ini kita bisa memindai lebih banyak neuron, yang akhirnya dapat mengendalikan synthesizer dan menghasilkan suara yang lebih baik.

Para ilmuwan menjabarkan penemuan mereka di jurnal PLoS ONE edisi 9 Desember 2009.

sumber :kompas.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BERITA -BERITA PILIHAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger