Written By admin on Wednesday, March 17, 2010 | 1:11 PM
Kekalahan Chelsea berujung maut. Kapten Chelsea, John Terry, dikabarkan menabrak seorang suporter dan membiarkannya terkapar di jalan.
Situs Marca.com menyebutkan, kejadian tabrak lari itu berlangsung setelah duel Chelsea versus Inter Milan di Stamford Bridge, London, Selasa (16/3/2010). Saksi mata mengatakan, Terry mengendarai mobil bersama istrinya, Tony Pole, kira-kira pukul 23.00 waktu setempat.
Suatu ketika, seorang penggemar ingin mengambil gambar Terry dan istrinya. Namun, Terry tak menggubrisnya dan justru menginjak pedal gas, lalu membuntuti bus pemain Inter hingga dengan mudah keluar kompleks stadion.
Mobil Terry sempat mengenai suporter tersebut. Saksi menyebutkan, Terry tetap melanjutkan perjalanannya tanpa mengecek korban yang mengalami luka di lututnya. Marca bahkan menyebutkan bahwa nyawa si korban kini terancam.[Kompas]
Written By admin on Friday, March 5, 2010 | 9:39 AM
Soccernet mengungkapkan, Manchester United (MU) mendapatkan dua tawaran dari orang kaya China dan Timur jauh, dengan nilai lebih dari Rp 1 miliar poundsterling atau sekitar Rp 14 triliun. Namun, pemilik MU, Malcolm Glazer, menolak tawaran itu.
MU memang sedang dililit utang dan terancam bangkrut. Pendukung pun mendesak Glazer menjual sahamnya kepada orang yang lebih mampu mengelola klub. Sejumlah suporter bahkan membentuk konsorsium yang berusaha menggalang dana untuk membeli MU dari Glazer.
Entah apakah dua tawaran itu datang berkat lobi bisnis konsorsium itu atau tidak. Yang jelas, menurut Soccernet, para penawar merupakan tokoh yang tak asing di kancah persepakbolaan dunia.
Mereka ini begitu yakin telah memberikan tawaran yang akan sulit ditolak Glazer. Toh, kenyataannya, menurut seorang sumber Soccernet, Glazer hanya mengatakan, "Tidak, terima kasih."
"Mereka memiliki dua opsi penawaran, sekalipun saya tidak bisa mengatakan berapa dan berasal dari siapa. Itu akan tetap menjadi rahasia. Tawaran terjadi belum lama dan keluarga Glazer mendudukk masalah ini secara jelas, yaitu bahwa klub ini tak dijual, " kata sumber itu.
"Glazer telah menyatakan dengan jelas bahwa mereka bukan penjual. Orang bertanya-tanya mengapa mereka menolak uang itu. Namun, sebetulnya perkaranya sederhana, yaitu mereka berpikir bahwa ini adalah bisnis yang bagus dan mereka menyukainya Mereka sangat yakin bahwa (MU) bisa lebih sukses di masa depan, baik di dalam maupun di luar lapangan," lanjutnya. (SCN/kompas)
Written By admin on Monday, March 1, 2010 | 10:56 PM
Zidane mengakhiri karier internasionalnya dengan kontroversi setelah menanduk Materazzi di final Piala Dunia 2006, dan berbuntut kartu merah. Prancis sendiri gagal meraih gelar Piala Dunia setelah kalah lewat adu penalti.
Pemain berdarah Aljazair ini memang meminta maaf pada dunia karena aksinya, tapi Zidane tidak akan pernah meminta maaf pada Materazzi.
“Maafkan saya. Tidak ada yang berubah. Tapi saya meminta maaf pada semua orang, tapi tidak untuk dia (Materazzi). Tidak akan pernah, tidak akan pernah, itu akan melecehkan diri saya sendiri. Saya memilih mati,” ujar Zidane pada El Pais seperti dilansir dari Goal.com.
Zidane mengklaim, Materazzi berulang kali melecehkan ibunya hingga mencapai titik puncaknya ketika Zidane kehilangan kendali dan menanduk dada Materazzi dengan kepalanya.
“Saya tidak menyalahkan diri saya atas apa yang terjadi, tapi jika saya meminta maaf dan mengakui apa yang dilakukan Materazzi adalah normal,” imbuhnya
“Dia melukai saya, dan dia melecehkan ibu saya, siapa yang sakit, lebih dari itu dan saya tidak merespon. Tapi kemudian, saya menanduknya,” jelas Zidane.
“Jika itu orang yang baik, seperti orang seperti Kaka maka saya akan meminta maaf, tapi tidak untuk seseorang seperti ini,” paparnya[Inilah]
Written By admin on Wednesday, February 3, 2010 | 10:52 AM
Seorang remaja Indonesia dapat pengalaman di klub Manchester United. Hanif Sjahbandi, yang juga merupakan anggota tim nasional U-13 Indonesia mendapat pengalaman berharga bisa menimba ilmu di Manchester United Soccer School.
Hanif, yang lahir pada 7 April 1997, ikut dalam sekolah singkat yang digelar di Manchester United Soccer School, Manchester, Inggris. Di sana Hanif juga ikut berkompetisi dalam arena World Skills Final.
"Hanif pertama kali berangkat ke MU, Juli 2009. Dia kemudian terpilih sebagai siswa terbaik dan diundang untuk tampil pada World Skills Final bulan Oktober 2009," kata Tia Aryasyah, ibu Hanif kepada VIVAnews, Selasa, 2 Februari 2010.
Hanif ikut program pembibitan MU pada tahun 2009 lalu. Di sana ia bergabung dengan beberapa orang pemain muda lain dari beberapa negara.
Foto: Hanif, berdiri di tengah kedua dari kiri
Para pemain muda itu selain mendapat pelajaran mengolah bola juga berkesempatan bertemu dengan skuad inti MU.
Tahun lalu Hanif adalah anggota timnas U-13 yang turun di AFC U13 Festival of Football yang digelar di Sabah, Malaysia Mei-Juni 2009. Posisinya adalah pemain bertahan.[Vivanews]
Written By admin on Wednesday, January 27, 2010 | 4:05 PM
Indonesia patut berbangga, meski tim nasionalnya tidak ikut masuk putaran final Piala Dunia 2010, namun beberapa produk-produk kebutuhan Piala Dunia seperti sepatu ternyata dibuat di Indonesia. Salahnya satunya produk sepatu sport merek Mizuno asal Jepang, ternyata dibuat oleh PT Panarub Dwikarya, Tangerang Banten.
Chairman PT Panarub Dwikarya Hendrik Sasmita mengatakan merek-merek sepatu terkenal seperti Adidas telah diproduksi oleh pihaknya khususnya untuk sepatu sport kelas atas. Bahkan sepatu sport merek terkenal Mizuno untuk kebutuhan Piala Dunia mulai diproduksi bulan Mei 2009 oleh Panarub.
"Mizuno yang dibuat disini yang high end sepatu bola, termasuk yang untuk World cup," kata Hendrik di pabriknya Karawaci, Banten, Rabu (27/1/2010).
Ia memperkirakan ekspor sepatu sport khususnya untuk sepatu sepak bola akan mengalami kenaikan ekspor hingga 15% pada tahun ini. Misalnya saja pada tahun 2009 lalu pihaknya mampu mengekspor 8 juta pasang untuk merek Adidas.
Ia menjelaskan merek Mizuno merupakan merek prinsipal asal Jepang, untuk tahun 2009 lalu Panarub dipercaya memproduksi merek Mizuno sekitar 70.000 pasang per bulan. Kedepannya perlahan-lahan akan meningkat hingga 150.000 pasang per bulan.
Selama setahun ini Mizuno diekspor ke beberapa negara seperti Jepang, AS, dan negara lainnya. Rencananya produk Mizuno akan difokuskan di pabrik III Panarub di Cikupa Tangerang dengan kapasitas 7 juta pasang per tahun, meski saat ini masih diproduksi di pabrik I dan II di Karawaci Tangerang.
Selama ini PT Panarub dipercaya memproduksi produk-produk sepatu sport dunia seperti New Balance, Mizuno, Adidas yang berorientasi ekspor dan Specs khusus untuk dipasarkan dalam negeri.
Panarub mulai tahun lalu juga mendapat kepercayaan memproduksi 270.000 pasang merek New Balance per bulan, yang merupakan merek asal AS. Produksinya akan ditingkatkan hingga 1 juta pasang per bulan atau 12 juta per tahun dengan tambahan tenaga kerja hingga 6000 orang. Hingga kini total tenaga kerja di Panarub mencapai 16.000 orang karyawan.[detik]
Written By admin on Tuesday, January 26, 2010 | 3:47 PM
Bencana tsunami di Aceh lima tahun lalu tak bisa dilepaskan dari sosok Martunis. Bocah yang kini berusia 13 tahun itu menarik perhatian media dan tokoh internasional. Bahkan, hingga tahun kelima pascatsunami, media internasional tetap menganggap Martunis sebagai ''bocah ajaib''.
AGUNG PUTU, Banda Aceh
---
SALAH satu koran di Portugal, 24 horas, menurunkan laporan khusus berlabel eksklusif. Laporan lima halaman itu hanya untuk membahas Martunis. Bocah yang kini duduk di kelas dua SMPN 8 Banda Aceh itu bahkan menjadi cover (sampul depan) harian tersebut.
Di foto sampul depan itu Martunis mengenakan kaus bertulisan Forร§a Portugal yang dalam bahasa Indonesia berarti ''Hidup Portugal''. Judul koran edisi Senin (25/1) itu berbunyi A nova vida de Martunis. Dalam bahasa Indonesia kalimat itu berarti ''Kehidupan Baru Martunis".
Di halaman dua terdapat semacam ''kata pengantar''. Kata pendahuluan itu disandingkan dengan foto Martunis saat dijepret di kamarnya. Di kamar ukuran 4 x 3 meter itu terdapat pigura yang melapisi kostum Ronaldo di tim nasional Portugal dan saat masih memperkuat Manchester United (MU), sebelum akhirnya pindah ke Real Madrid.
Kalimat dalam bahasa Portugis itu berbunyi: ''Roubaram o telemovel que o Ronaldo me deu e agora nao posso falar com ele...'' Dalam bahasa Indonesia kurang lebih berarti, ''Sayangnya saya sekarang tidak bisa berbicara langsung dengan Ronaldo''.
24 horas merupakan koran nasional Portugal yang banyak menyajikan liputan khusus pada dunia olahraga. Sebagai koran harian, mereka juga menyediakan berita-berita khas koran harian umum dengan berita aktual dan rubrik-rubrik umumnya koran. Mulai politik hingga pendidikan dan kesehatan.
Namun, koran yang didirikan pada 1998 dengan oplah 20 ribu (dari total penduduk Portugal 10 juta) itu lebih banyak meliput berita-berita human interest. Kisah yang mengharu-biru dan kisah-kisah manusia yang menginspirasi. ''Di Portugal, kami ini seperti majalah People,'' kata Duarte Baiano, wartawan 24 horas kepada Jawa Pos.
Koran 24 horas paling banyak dibaca di Lisbon, ibu kota Portugal. Mereka juga terbit di Amerika, yakni di New York dan New Jersey. Namun, isi 24 horas di Portugal dan Amerika berbeda kendati mereka satu grup. ''Di Amerika kami hanya untuk komunitas Portugal di sana,'' kata Duarte yang bergabung dengan 24 horas pada 2006 itu.
Namun, peliputan lima halaman tentang Martunis itu dilakukan dengan cara yang unik. Wartawan 24 horas tidak terjun langsung ke Desa Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Semua bahan liputan dan foto disuplai Jawa Pos.
Ketika itu, wartawan koran ini kebetulan berada di Banda Aceh. Duarte menelepon ke Rakyat Aceh (Jawa Pos Group) dan menanyakan kisah terbaru Martunis. Wartawan koran ini pun mengunjungi rumah Martunis pada Jumat malam (22/1). Wawancara dilakukan dengan ''bilingual'' alias dwibahasa. Baiano bertanya kepada Martunis dengan perantara Jawa Pos. Semua foto yang diambil adalah milik Jawa Pos. Namun, Duarte tidak menulis nama Jawa Pos dalam laporan itu.
''Saya khawatir. Nanti kalau saya tulis, semua koran di Portugal akan menghubungi Jawa Pos. Jadi, saya hanya tulis nama Agung sebagai wartawan di Indonesia,'' katanya.
Masyarakat Portugal rupanya masih ingin mendengar kisah terbaru Martunis. Mereka penasaran tentang bagaimana kelanjutan kisah si anak ajaib yang selamat dari petaka tsunami itu. Apalagi, saat ini gempa di Haiti juga ikut menguras emosi masyarakat dunia. Kisah heroik Martunis mengilhami banyak orang agar tidak menyerah terhadap musibah.
Bahkan, saking heroiknya, diva dunia Celine Dion memasukkan nama Martunis dalam buku 12 Heroes Among Us. Di dalam buku tersebut Martunis ditahbiskan sebagai salah satu dari pahlawan yang ''manusiawi''. Yakni, pahlawan yang tidak perlu ''kekuatan super'' untuk menjadi pahlawan. Mereka hanya perlu bersemangat dan tidak menyerah.
Selain Martunis, pahlawan lain adalah anak-anak yang bertarung melawan penyakit dan segala keterbatasan untuk memperjuangkan kehidupan mereka.
Proses pemilihan Martunis sebagai salah satu pahlawan itu juga cukup unik. Familles d'Aujourd'hui sebagai organisasi yang merancang buku itu melibatkan 297 orang untuk menggarapnya.
Dari 297 orang, 31 orang dikerahkan hanya untuk mencari Martunis di Aceh. Setelah rampung pada 2008, Celine Dion kebagian tugas menjadi semacam ikon untuk memopulerkannya. Dion dan Martunis memang sempat bertemu. Pada musim panas 2008, penyanyi asal Kanada itu bertemu Martunis dan Sarbini, ayah Martunis, di Montreal, Kanada. Saat itu Martunis juga bertemu megabintang Madonna. Namun, yang diingat Sarbini dan Martunis hanya saat bertemu Madonna. ''Dia cantik,'' kata Sarbini yang berkumis lebat itu.
Bagaimana Celine Dion? Sarbini dan Martunis hanya menggeleng. Mereka berdua tidak akrab dengan sosok Dion. ''Mungkin kami dulu ketemu. Tapi, karena saya tidak bisa bahasa Inggris, jadi tidak tahu apakah ada dia (Celine Dion) di antara mereka,'' katanya. Padahal, dalam buku itu, foto Dion dan Martunis dipajang. Dion tampak memegang dagu Martunis.
Martunis memang dikenal sebagai bocah Aceh yang identik dengan negara Portugal. Terutama dengan pemain termahal dunia, Cristiano Ronaldo. Saat tsunami mengempas Aceh pada 26 Desember 2004 silam, Martunis yang saat itu duduk di kelas III SD berusaha menyelamatkan diri bersama ibu dan dua saudaranya dengan menumpang pikap. Ketika itu Martunis masih mengenakan kaus tim nasional Portugal bajakan.
Saat digulung ombak tsunami, pikap tenggelam. Martunis, ibu, dan dua saudaranya tenggelam bersama kendaraan yang ditumpangi. Namun, keajaiban seperti terjadi pada Martunis. Bocah itu muncul ke permukaan air.
Martunis selamat setelah meraih sepotong kayu, lalu mengapung-apung. Kemudian, dia berpindah ke kasur yang melintas di dekatnya. Kasur kapuk itu pun tenggelam. Martunis lalu memanjat sebatang pohon untuk bertahan hidup. Dia selamat setelah terseret arus tsunami yang kembali ke laut dan terdampar di kawasan rawa-rawa dekat makam Tengku Syiah Kuala.
Setelah 19 hari bertahan, penduduk menemukan Martunis pada 15 Januari 2005. Warga menyerahkan dia kepada awak televisi Inggris yang kebetulan meliput di wilayah itu. Dalam sekejap, gambar dan kisah Martunis beredar di stasiun televisi Eropa.
Martunis yang kini tampak tinggi dan kurus itu pun mendapat simpati bintang top sepak bola Portugal seperti Luis Figo, Nuno Gomes, Cristiano Ronaldo, pelatih Luiz Felipe Scolari, serta Gilberto Madail, ketua Federasi Sepak Bola Portugal.
Martunis dan Sarbini beberapa kali diundang ke Portugal, Inggris, dan Kanada untuk menghadiri berbagai acara. Dia bahkan sempat muncul ke tengah lapangan hijau dengan dipeluk Presiden FIFA Sepp Blatter saat timnas Portugal bertanding lawan timnas Slovekia pada 2006 silam.
Sejak saat itu Martunis dan Ronaldo saling berkomunikasi. Ronaldo memberi Martunis sebuah ponsel agar mereka bisa saling berbincang dan berkirim kabar. Di dalam ponsel itu, Ronaldo tak hanya memberikan nomor pribadi. Dia juga menyertakan nomor handphone lima pemain top Portugal lainnya.
Namun, pada 2006, saat Martunis tinggal di barak penampungan pengungsi korban tsunami ponsel itu dicuri. Ponsel dan nomor-nomor penting itu pun amblas. Sejak saat itu Ronaldo dan Martunis tak lagi saling berkirim kabar. Apalagi, sejak pemain bernilai transfer Rp 1,3 triliun itu pindah ke Real Madrid.
''Saya tidak lagi bisa berhubungan dengan Ronaldo,'' kata Martunis saat ditemui Jawa Pos di rumahnya Jumat lalu (22/1). Martunis masih penggemar berat Ronaldo. Potongan rambutnya terus mengikuti tren sang idola. Yakni, tipis di pinggir dan agak berjambul di tengah. Martunis kini pun terlihat agak jangkung.
Laporan 24 horas itu sangat mewakili perasaan Martunis. Sebab, Martunis kini tak lagi bisa berkomunikasi dengan bintang pujaannya. Satu-satunya cara untuk melihat langsung sang bintang hanya dengan menonton siaran pertandingan sepak bola ketika Real Madrid bertanding. Martunis sangat berharap untuk bisa kembali berkomunikasi dengan Ronaldo. ''Kami sedang merancang agar Martunis bisa bertemu Ronaldo lagi. Dia juga akan kami undang ke Portugal,'' kata Duarte. (iro/jawapos)
Striker Timnas Paraguay Salvador Cabanas menjadi korban aksi brutal di salah satu bar di kawasan Mexico City bagian Selatan, Selasa (26/1/2010). Cabanas terkena luka tembak di bagian kepala.
Meski stabil, kondisi Cabanas saat ini masih kritis. Pria 29 tahun itu masih dalam perawatan intensif tim dokter.
“Dia ditembak di bagian kepala,” kata jaksa penuntut Miguel Angel Mancera kepada Televisa seperti dilansir ESPN.
“Kami belum tahu apa motif dibalik serangan ini. Awalnya, korban dalam kondisi sadar tapi jantungnya bermasalah saat dokter mencoba menstabilkan keadaannya,” lanjut dia.
Klub Amerika melalui pernyataan di situs resminya mengungkapkan, peluru yang bersarang di kepala Cabanas belum diangkat. Karena letak butir peluru ada di kepala bagian belakang. Dikhawatirkan, kondisi Cabanas memburuk jika peluru diambil sekarang.
Cabanas dikenal sebagai pencetak gol produktif di ajang Primera Division de Mexico, dengan torehan 18 gol dari 24 laga musim ini.[okezone]
Written By admin on Friday, January 22, 2010 | 8:56 AM
Pemain Boston Celtics, Glen "Big Baby" Davis dijatuhi denda 25 ribu dolar AS setara dengan Rp 230 juta kalau dihitung dengan $1= Rp 9200 , Kamis (21/01/2010) karena memaki penoton saat bertandang ke Detroit, Rabu.
Stu Jackson dari NBA mengumumkan Davis dijatuhi denda karena kata-kata makian kepada penonton saat kuarter kedua. Dalam pertandingan tersebut, Celtics dikalahkan Pistons 86-92.
Saat itu, seorang penoton melontarkan kata-kata yang menyebut Davis sebagai seorang yang gemuk dan memintanya untuk mengurangi berat badan. Davis langsung balas memaki penonton tersebut.
"Kami tahu kejadiannya dan hal ini tidak bisa diterima," kata pelatih Celtics, Doc Rivers. "Memang keterlaluan apabila seorang penonton memaki anda, tetapi anda harus mampu mengatasinya."
Davis menjadi pemain kedua Celtics yang dijatuhi hukuman denda. Sebelumnya, Rasheed Wallace juga dijatuhi hukuman denda 35 ribu dolar AS karena mengritik petugas pertandingan[kompas].
Written By admin on Tuesday, January 19, 2010 | 10:09 AM
Polisi Afrika Selatan (Afsel) sedang sibuk memburu dua pria yang ingin membuat kacau Piala Dunia 2010. Melalui sebuah program televisi, mereka mengancam akan membunuh dan merampok suporter sepak bola saat Piala Dunia Juni mendatang.
Sebuah wawancara dengan dua orang yang bergaya penjahat pada saluran televisi swasta eTV akhir pekan lalu, telah membuat berang Menteri Kepolisian Afsel, Mathi Mthethwa, dan Komisaris Bheki Cele.
Dua pria yang wajahnya ditutup itu mengatakan, mereka akan melakukan perampokan dan pembunuhan selama Piala Dunia yang berlangsung satu bulan dan diperkirakan akan menarik sekitar 450.000 suporter asing itu. Mereka menyebut bahwa aksi itu sebagai balas dendam terhadap kolonialisme.
Mthethwa mengatakan, dua orang itu bisa ditahan karena melakukan intimidasi dengan ancaman hingga 20 tahun penjara. Cele, yang mendukung kebijakan tembak di tempat bagi pelaku kerusuhan, meminta eTV memberikan identitas dua pria itu dan menunjukkan lokasi mereka.
Kepolisian mengatakan, tayangan itu merupakan sensasi dan bisa menciptakan ketakutan. Ia menjamin tamu asing yang datang untuk menyaksikan Piala Dunia di Afrika Selatan akan aman.
Sementara itu, eTV membela programnya, dan mengatakan bahwa tayangan itu adalah jurnalisme investigasi yang bagus, bukan membantu para penjahat.
Pejabat Afrika Selatan dan Piala Dunia sangat sensitif terhadap masalah keamanan, yang menjadi kekhawatiran besar. Afsel termasuk salah satu negara dengan angka kriminal tertinggil di dunia, dengan 50 kasus pembunuhan per hari.
Ketua panitia Piala Dunia 2010 Danny Jordaan pekan lalu membantah anggapan bahwa kasus serangan terhadap Timnas Togo saat Piala Afrika di Angola akan makin mempertajam ancaman kerusuhan pada Piala Dunia 2010.
Written By admin on Sunday, January 17, 2010 | 1:40 PM
ADA pelajaran penting di balik kematian kiper Jerman, Robert Enke, beberapa waktu lalu. Popularitas ternyata tak menjamin kebahagiaan. Berbagai persoalan hidup terus saja menghajarnya. Karena tak kuat menanggung beban, dia memilih bunuh diri.
Enke bukan satu-satunya tokoh dari kalangan sepak bola yang kehilangan nyawa dengan tragis. Masih banyak nama-nama lain yang melakukan tindakan konyol tersebut. Berikut pelaku-pelakunya.
Justin Fashanu Pada 1998, Justin Fashanu tewas gantung dri. Mantan pemain Manchester City era 1990-an itu nekat melakukannya karena dia tidak kuat dengan anggapan negatif terhadapnya.
Sebelum tewas, Fashanu dituduh mencabuli anak berumur 17 tahun. Itu dilakukannya usai menenggak minuman keras di apartemennnya. Tuduhan itu makin kuat ketika banyak bermunculan pemberitaan soal Fashanu yang bergabung di komunitas homoseksual.
Sergio Lopez Segu Sergio Lopez Segu tewas secara tragis. Pada 4 November 2006, dia menabrakkan diri ke sebuah kereta api yang berjalan cepat. Nyawanya melayang seketika. Dia tewas di umur 39 tahun.
Mantan gelandang Barcelona era 1990-an tersebut nekat melakukannya karena tak kuat menahan cobaan hidupnya. Pemain yang sukses mengantarkan Barcelona menjuarai Piala Winners 1989 itu memang pensiun dini karena cedera lutut. Ini membuatnya depresi berat. Ditambah lagi pernikahannya gagal.
Paul Vaessen Agustus 2001, sepak bola Inggris dihebohkan dengan tewasnya Paul Vaessen, Pemain Arsenal itu bunuh diri di bak mandi dengan cara mengonsumsi heroin hingga over dosis. Sebelumnya dia sempat ditangani oleh psikiatris, tapi gagal.
Perjalanan kaier pencetak gol kemenangan Arsenal ke gawang Juventus pada semifinal Piala Winners 1980 itu memang menyedihkan. Di musim pertamanya, dia memesona. Namun, di musim-musim berikutnya dia rentan cedera.
Vaessen lalu pensiun. Beberaap pekerjaan sempat digeluti. Mulai dari tukang pos hingga buruh bangunan. Sepertinya Vaessen tak bisa menerima kenyataan dan stres. Karena frustrasi, narkoba lalu dijadikan pelarian hingga mengakhiri hidupnya.
Asgotino Di Bartolomei Kematian legenda AS Roma, Agostino di Bartolomei, juga menyedihkan. Pada 30 Mei 1994, dia menembak dirinya tepat di jantung. Diduga, Bartolomei bunuh diri karena depresi.
Dugaan penyebab depresi bermacam-macam. Diperkirakan dia tak kuat dengan bebam ekonomi yang mengimpit. Ada juga yang menduga dia tidak siap ketika pensiun dari sepak bola.
Kehidupannya berakhir mengenaskan. Selama aktif sebagai pemain, sepak terjang Bartolomei memang meyakinkan. Dia punya andil besar mengantarkan Roma merebut scudetto pada 1983. Tapi, setelah itu kariernya meredup dan sederet masalah pribadi terus-terusan mengganggunya.
Sandor Kocsis Sandor Kocsis adalah striker hebat Barcelona di kurun waktu 1958-1965. Pada 22 Juli 1979, saat berumur 49 tahun, dia meninggal dunia. Sampai saat ini, banyak yang percaya dia tewas karena bunuh diri dengan cara menjatuhkan diri dari lantai empat di sebuah rumah sakit. Namun, ada juga yang memberitakan murni kecelakaan.
Menjelang akhir hayatnya, kesehatan Kocsis memang menurun drastis. Striker yang punya julukan Golden Head ini menderita kanker perut dab leukimia. Diduga, karena sulit menyembuhkan dua penyakit itu, Kocsis stres lalu bunuh diri.
Juan Gamper Juan Gamper adalah aktor penting di balik lahirnya Barcelona. Pria kelahiran Swiss ini juga presiden pertama klub asal Spanyol tersebut. Selama menjadi presiden, Barcelona dibawanya meraih beberapa gelar, di antaranya 11 Championnat de Catalunya dan enam Copa del Rey.
Gamper sangat menyokong nasionalisme Catalan. Akibatnya, pria yang juga pendiri klub asal Swiss, FC Basel ini pun diusir keuar dari Spanyol. Karena tak kuat dengan perlakuan tersebut, Gamper bunuh diri.
Matthias Sindelar Matthias Sindelar adalah salah satu pemain besar yang pernah dilahirkan Austria di era 1930-an. Tapi perjalanan hidupnya tragis. Kematiannya masih kontroversial. Ada yang bilang bunuh diri, namun ada juga yang menyebut dibunuh secara "halus".
Pada 23 Januari 1939, Matthias Sindelar bersama pacarnya, Camilla Castagnola ditemukan tewas di sebuah apartemen di Wina, Austria. Kematiannya diduga akibat keracunan kabon monoksida dari pemanas yang bocor. Dugaan lain, rezim Nazi terlibat karena saat itu Sindelar menolak bermain mewakili Jerman. (Hanif/SOCCER)
Written By admin on Friday, January 15, 2010 | 1:05 PM
Tim nasional Indonesia nampaknya harus gigit jari. Pasalnya, Guus Hiddink yang digadang jadi ganti pelatih Benny Dolo lebih memilih kembali ke Inggris.
Hiddink kini jadi pengganti terkuat menggeser Rafael Benitez di Liverpool. Namun sebelum hal itu benar terlaksana, Hiddink lebih dulu meminta restu Roman Abramovic. Pria yang tak lain pemilik mantan klubnya yang juga rival berat The Reds, Chelsea.
"Saya harus bicara dengan presiden Federasi (Sepakbola Rusia) lebih dulu sebelum membuat keputusan soal masa depanku," kata Hiddink merujuk pada tim nasional Rusia yang sekarang sedang ia latih.
"Tapi benar kalau saya masih ingin melatih lagi di Inggris. Setelah semua dukungan yang saya terima dari Roman Abramovich, saya berutang pada banyak dan harus bicara dulu pada mereka," tegasnya lagi seperti dilansir The Daily Mail, Jumat 15 Januari 2010.
Nama Hiddink diusulkan jadi pelatih tim Merah-Putih oleh mantan wakil Presiden Jusuf Kalla. Usulan itu kemudian ditanggapi positif oleh PSSI dan masyarakat Indonesia.
Ketika Indonesia dipastikan tersingkir di penyisihan Piala Asia 2011, dukungan itu makin menguat. Apalagi saat itu seorang suporter nekat, Hendri Mulyadi, protes pada Bendol dengan cara memasuki lapangan ketika Indonesia dibekuk Oman 1-2 di SUGBK, Senayan, Jakarta.
Nama Hiddink jadi kandidat terkuat karena dianggap berpengalaman baik di level klub maupun timnas. Hiddink bahkan menoreh karir manis ketika mampu membawa timnas Korea Selatan dan Australia berjaya di Piala Dunia 2002 dan 2006.[VIVAnews]
Written By admin on Thursday, January 7, 2010 | 8:27 PM
Di saat tim nasional Indonesia menemui jalan buntu dalam usahanya mengejar ketinggalan dari Oman, seorang pendukung Merah Putih memutuskan untuk 'turun tangan.' Pria 20 tahun itu nekat masuk ke lapangan pertandingan dan menyerang pertahanan Oman.
Insiden ini terjadi di injury time babak kedua di partai Indonesia kontra Oman, Stadion Utama Senayan, Rabu, 6 Januari 2010. Kedudukan 1-2 untuk Oman. Dari sisi selatan lapangan, pria tadi lolos dari pengamatan petugas keamanan dan masuk ke dalam lapangan.
Dia lalu menguasai bola. Belum ada yang menghalanginya. Petualangan nekatnya pun lolos sampai kotak penalti Oman. Kiper Oman Ali Al Habsi tak panik diserang pendukung Indonesia itu. Al Habsi bahkan sempat tersenyum.
Sang pria pun menendang bola namun mampu ditahan oleh Al Habsi. Gagal pula usahanya dalam ‘membantu’ Bambang Pamungkas dan kawan-kawan menjebol gawang Oman. Indonesia tetap kalah 1-2.
Selang beberapa detik, dia pun diringkus polisi. Dia tak melawan sama sekali, sadar telah berbuat kesalahan.
Written By admin on Wednesday, January 6, 2010 | 10:04 PM
Di saat tim nasional Indonesia menemui jalan buntu dalam usahanya mengejar ketinggalan dari Oman, seorang pendukung Merah Putih memutuskan untuk 'turun tangan.' Pria berusia sekitar 30 tahun itu nekad masuk ke lapangan pertandingan dan menyerang pertahanan Oman.
Insiden ini terjadi di injury time babak kedua di partai Indonesia kontra Oman, Stadion Utama Senayan, Rabu, 6 Januari 2010. Kedudukan 1-2 untuk Oman. Dari sisi selatan lapangan, pria tadi lolos dari pengamatan petugas keamanan dan masuk ke dalam lapangan.
Dia lalu menguasai bola. Belum ada yang menghalanginya. Petualangan nekadnya pun lolos sampai kotak penalti Oman. Kiper Oman Ali Al Habsi tak panik diserang pendukung Indonesia itu. Al Habsi bahkan sempat tersenyum.
Sang pria pun menendang bola namun mampu ditahan oleh Al Habsi. Gagal pula usahanya dalam ‘membantu’ Bambang Pamungkas dan kawan-kawan menjebol gawang Oman. Indonesia tetap kalah 1-2.
Selang beberapa detik, dia pun diringkus polisi. Dia tak melawan sama sekali, sadar telah berbuat kesalahan.[vivanews]]
Gara Gara Kecewa dengan Prestasi Timnas
"Saya minta maaf atas ulah saya ini kepada masyarakat sepak bola di Tanah Air. Saya kecewa atas prestasi timnas Indonesia yang tidak pernah menang, selalu kalah bahkan selalu seri," tuturnya penuh penyesalan di ruang interogasi yang ada di seputar Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Di tengah interogasi yang disaksikan oleh puluhan petugas polisi, Eji yang kelahiran tahun 1989 ini sempat ditanyai beberapa pertanyaan oleh beberapa petugas polisi.
"Hei Eji, mengapa tadi tidak berhasil mengegolkan bola ke gawang Oman, coba tadi kalau kamu memasukkan bola, tentu Indonesia tidak kalah, seri jadi 2-2," begitu celotehan beberapa petugas polisi yang mengganggu dirinya.
Eji sendiri saat ditanya Persda Network apakah dirinya tidak kecewa dikatakan "gila" atau kurang waras akibat tingkah lakunya itu, ia hanya menggeleng. "Biar saja masyarakat yang menilai, saya pasrah, saya hanya kecewa dengan prestasi timnas Indonesia yang selalu kalah, kalau tidak kalah bermain imbang," tuturnya.
Sementara itu, seorang petugas polisi yang mencatat alamat Eji, Aipda Slamet Raharjo, mengatakan, Eji akan dibawa ke Polsek Tanah Abang untuk di-BAP. "Saya rasa ia terkena pasal mengganggu ketertiban umum, untuk itu ia akan dibawa ke Polsek segera," jelasnya.
Written By admin on Monday, January 4, 2010 | 10:40 PM
Kalangan waria di Gorontalo akan segera menggelar Kejuaraan tinju yang akan memperbutkan sabuk "Warrior", khusus untuk diikuti oleh kalangan mereka sendiri. Acara tersebut diparakarsai Miss-miss Community (Miscom), sebuah komunitas waria yang rata-rata masih berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Menurut Ketua Miscom, Reno Makulase, gelar kejuaraan tinju "Warior" tingkat Provinsi Gorontalo ini bertujuan melatih fisik sekaligus mental para waria di wilayah itu. "Kami ada dan hadir di muka bumi ini bukan hanya untuk jadi bahan tertawaan, namun ini juga menunjukkan bahwa kami bisa berkreasi," kata Reno, Senin.
Dia mengatakan, kejuaraan tinju waria yang untuk pertama kalinya itu cukup menarik antusias para waria, terbukti dengan banyaknya waria yang mendaftarkan diri sebagai peserta. "Kalau dihitung-hitung yang mendaftar sudah lebih dari 30 orang," kata waria yang akrab dipanggil Retno ini.
Dia menambahkan, peserta yang akan berlaga nantinya diwajibkan mengenakan rok dan celana khusus untuk senam. Gelaran tinju itu sendiri rencananya akan digelar pada taggal 7 Januari mendatang di Gedung Serba Guna UNG, dengan harga tiket masuk penonton Rp10 ribu perorang[Republika.co.id]
Putaran babak III FA Cup kembali menuai kejutan. Seperti tradisi sebelumnya, tim yang tidak diunggulkan sukses menaklukan tim raksasa.
Kali ini Leeds United yang berperan sebagai pembunuh raksasa. Leeds suskes mengalahkan Manchester United 1-0, malam tadi. Sementara sebelumnya Liverpool hanya bermain 1-1 melawan Reading di Anfield.
Chelsea menumbangkan Watford dengan skor vesar 5-0. Sementara derby London antara Arsenal melawan West Ham, dimenangkan The Gunners 2-1, setelah sempat tertinggal 1-0. lebih dulu.
Aston Villa melangkah ke babak IV setelah menang atas Blackburn Rovers 3-1. Manchester City juga sukses ke babak selanjutnya usai menaklukan Middelsbrough 1-0. Tottenham Hotspur menang 4-0 atas Peterborough, dan Wigan Atheltic melaju usai menang atas tim sesame Premier League, Hull City 4-1.[okezone.com]
Hasil Lengkap FA Cup Babak III 2 Januari Aston Villa 3 – 1 Blackburn R. Blackpool 1 – 2 Ipswich T. Bolton W. 4 – 0 Lincoln C. Everton 3 – 1 Carlisle U. Fulham 1 – 0 Swindon T. Huddersfield T. 0 – 2 West Bromwich A. Leicester C. 2 – 1 Swansea C. Middlesbrough 0 – 1 Manchester C. Millwall 1 – 1 Derby County Milton Keynes Dons 1 – 2 Burnley Nottingham F. 0 – 0 Birmingham C. Plymouth Argyle 0 – 0 Newcastle U. Portsmouth 1 – 1 Coventry C. Preston North End 7 – 0 Colchester U. Scunthorpe U. 1 – 0 Barnsley Sheffield W. 1 – 2 Crystal Palace Southampton 1 – 0 Luton T. Sunderland 3 – 0 Barrow Tottenham H. 4 – 0 Peterborough U. Wigan Athletic 4 – 1 Hull C. Torquay U. 0 – 1 Brighton & Hove A. Stoke C. 3 – 1 York C. Reading 1 – 1 Liverpool
3 Januari Manchester U. 0 – 1 Leeds U. Chelsea 5 – 0 Watford Sheffield U. 1 – 1 Queens Park R. West Ham U. 1 – 2 Arsenal Tranmere R. 0 – 1 Wolverhampton W.
Written By admin on Friday, January 1, 2010 | 5:29 PM
David Beckham mengaku nyaris menangis saat mendengar AC Milan bertemu Manchester United di babak 16 besar Liga Champions. Dia pun siap tampil membela Milan melawan mantan klubnya. Bahkan, dipasang sebagai defender pun dia rela, asal dimainkan.
"Saat pertama kali mendengar undian Liga Champions, aku nyaris menangis. Sebab, ini akan menjadi hal spesial bagiku," kata pemain Los Angeles Galaxy yang kini kembali dipinjam AC Milan tersebut.
Ini akan menjadi penampilan pertama Beckham di Old Trafford setelah meninggalkan MU tujuh tahun lalu. Bagaimanapun, Old Trafford memberi banyak kenangan kepadanya karena dia dibesarkan MU.
"Aku bertekad memperbaiki permainanku. Tentu, ketika melawan mantan klub yang lama Anda perkuat, maka Anda pasti masih memiliki banyak teman di sana, apalagi aku menghabiskan banyak waktu yang hebat di MU. Ini akan sangat sulit. Namun, ini masalah yang menyenangkan," ungkapnya.
"Kembali memperkuat AC Milan juga merupakan hal yang sangat spesial. Ini hal besar bagiku, kembali bergabung dengan tim yang memiliki banyak sejarah seperti ini. Milan sama dengan MU. Maka, ini kesempatan istimewa," tambahnya.
Pemain yang sudah berumur 34 tahun ini musim lalu membela Milan sebagai pemain pinjaman dari Januari sampai Mei. Dia masih perlu adaptasi karena pelatihnya berbeda. Jika musim lalu dilatih Ancelotti, kini ia dan tim dilatih oleh Leonardo, yang pasti punya strategi dan gaya berbeda.
"Aku akan senang dimainkan di posisi apa pun. Di lini pertahanan atau menyerang, sama saja. Aku tak berharap langsung menjadi starter. Aku hanya ingin menjadi bagian dari tim. Pengalamanku bersama Milan sangat spesial. Itu merupakan yang terbaik dalam enam bulan karierku," katanya.
"Aku rindu pada tim ini. Tim ini sangat mirip dengan MU. Rasanya tak pernah berubah," tambahnya.
Milan saat ini di urutan kedua klasemen Liga Serie-A. Beckham berambisi ikut membantu "I Rossoneri" tampil sebagai juara.
"Memenangkan gelar adalah harapan utamaku. Aku rasa, peluang Milan belum tertutup. Ini skuad yang hebat dan bisa meraih scudetto," ujarnya.
"Aku sangat terhormat bisa berada di sini lagi dan akan bersama tim selama enam bulan. Milan akan menjadi masa depanku setelah ini. Milan selalu menjadi pilihan utamaku. Kemudian, tampil di Piala Dunia menjadi tujuanku. Namun, aku ke Milan tak hanya ingin tampil di Piala Dunia," ungkapnya. (FBI)[ HPR/kompas.com]
Written By admin on Monday, December 28, 2009 | 8:38 AM
Sepakbola Inggris dinobatkan sebagai salah satu kiblat sepakbola saat ini. Pamor klub-klub Inggris juga terlihat dominan terutama dalam satu dekade terakhir di pentas Eropa.
Dan dalam 10 tahun terakhir, kenangan demi kenangan tercatat dalam sepakbola Ratu Elizabeth itu. Pamor Liga Inggris pun terlihat mulai meninggalkan liga-liga lain macam Liga Italia dan Liga Spanyol.
Nah, pada penghujung tahun 2009 ini, tentu tak salah jika kita mencoba menengok kenangan-kenangan indah di sepakbola Inggris dalam 10 tahun terakhir.
10. 2008 – Portsmouth memenangkan Piala FA Ini pertama kalinya sejak 1995 dimana sebuah tim di luar BigFour yang berhasil memenangkan Piala FA. Pada partai final, The Pompey berhasil menaklukkan Cardiff City di Wembley.
9. 2001 - Paolo Di Canio memenangkan Fair Play Award Siapa yang tak kenal Paolo Di Canio. Striker asal Italia ini dianggap sebagai salah satu biang keonaran di lapangan. Namun mantan striker West Ham United ini juga bisa berjiwa besar.
Itu dibuktikan dengan diraihnya penghargaan sebagai pemain paling fair pada 2001 oleh FIFA. Penghargaan ini diberikan atas aksi Di Canio yang memutuskan membuang bola saat ia melihat kiper Everton Paul Gerrard terkapar.
8. 2006 - Tevez dan Mascherano gabung West Ham United Duo Argentina ini awalnya menjadi rebutan klub-klub elit Inggris. Arsenal, Manchester United dan Chelsea mengaku tertarik memboyongnya. Namun kejutan datang saat Carlos Tevez dan Javier Mascherano justru memilih The Hammers.
Menariknya pada laga terakhir Liga Inggris 2006, Tevez berhasil menjadi pahlawan The Hammers saat menaklukkan Manchester United sekaligus menyelamatkan klub dari degradasi.
Tevez dan Mascherano juga selalu di puja publik Upton Park meski kini tak berkostum The Hammers. Tevez akhirnya bergabung dengan MU sedangkan Mascherano memilih Liverpool.
7. 2003 - David Beckham dan Sepatu Terbang Kekalahan Manchester United atas Arsenal saat itu membuat marah sang manajer Sir Alex Ferguson. Fergie menendang sepatu yang tanpa sengaja justru menghantam pelipis Beckham. Karena aksi sepatu terbang itu, Beckham harus menerima beberapa jahitan dan mulai berpikir mengakhiri karirnya di Old Trafford.
6. 2002 – Keajaiban Wayne Rooney Saat itu bulan Oktober, dimana Everton saat itu masih bermain imbang 1-1 dengan Arsenal. Lalu masuklah bocah berusia 16 tahun. Baru bermain 10 menit, aksi Rooney langsung membuat kagum publik Goodison Park. Rooney berhasil menari-nari sebelum akhirnya menaklukkan kiper Arsenal David Seaman. Komentator pertandingan saat itu, Clive Tyldesley langsung berteriak 'gol brilian! Ingat namanya Wayne Rooney!'.
5. 2003 – The Special One merubah Chelsea Setelah melihat Chelsea finish kedua di bawah Arsenal pada 2003 itu, sang pemilik baru The Blues Roman Abramovich langsung memecat Claudio Ranieri dan membawa Jose Mourinho yang sebelumnya sukses mempersembahkan trofi Liga Champions buat FC Porto.
Mourinho langsung membuat panas Liga Inggris dengan komentar-komentar kontroversialnya. Dua trofi Liga Inggris juga langsung dipersembahkan manajer asal Portugal ini. "Jangan panggil saya arogan, tapi saya juara Eropa dan saya rasa saya Special One". Ungkapan Mourinho itu akhirnya diabadikan menjadi julukannya.
4. 2005 - Keajaiban Istambul Jika Anda pendukung Liverpool, tentu Anda akan langsung tidur saat melihat Liverpool tertinggal 3-0 dari AC Milan pada babak pertama final Liga Champions 2005. Namun keajaiban Istambul terjadi. Hanya dalam waktu tujuh menit babak kedua, Steven Gerrard, Vladimir Smicer dan Xabi Alonso langsung mampu menyamakan kedudukan. Bahkan The Reds akhirnya tampil sebagai juara setelah menang dalam drama adu penalti.
3. 2001 – Inggris Hancurkan Jerman di Munich Duel timnas Inggris dan Jerman di babak kualifikasi Piala Dunia 2002 ini akan selalu dikenang. Saat itu Inggris tertinggal lewat gol Carsten Jancker, namun hattrick Michael Owen dan gol-gol dari Steven Gerrard dan Emile Heskey akhirnya menghancurkan Jerman.
2. 2008 – Inggris di Final Liga Champions Dominasi klub-klub Inggris memang terlihat dalam satu dekade terakhir. Puncaknya terjadi di final Liga Champion 2008 yang mempertemukan dua klub sesama Inggris. MU akhirnya keluar sebagai juara setelah menang dalam drama adu penalti melawan Chelsea di Moscow. Tergelincirnya John Terry saat drama adu penalti menjadi kenangan yang tak terlupakan di partai final itu. 1. 2004 – Arsenal Tak Tersentuh Pada 16 Mei 2004, Arsenal berhasil tampil sebagai jawara Liga Inggris. Yang membuat Arsene Wenger pantas bangga, saat itu Arsenal tak pernah kalah dalam satu musim. The Gunners berhasil mencatat 26 kemenangan dan 12 hasil seri dari total 38 laga. Pantas jika momen ini dianggap yang paling mengagumkan dalam satu dekade terakhir.[VIVAnews]
Written By admin on Saturday, December 26, 2009 | 9:58 PM
Pertarungan akbar pemegang sabuk WBO kelas welter Manny Pacquiao kontra Floyd Mayweather Jr batal. Pacquiao berang dan langsung menuntut Golden Boy Promotions.
Jelang pertarungan dua nama besar tinju profesional, kubu Mayweather meminta Pacquiao melakukan tes doping. Syarat ini langsung ditolak legenda Filipina. Permintaan Mayweather dkk ternyata membuat Pacman terhina.
Merasa dilecehkan, sebagaimana dilaporkan Philboxing.com, Pacquiao meminta promotornya Bob Arum melayangkan tuntutan pidana kepada Floyd Mayweather Jr, Floyd Mayweather Sr dan Golden Boy Promotions.
"Cukup. Orang-orang ini –Mayweather sekeluarga dan Golden Boy Promotions- menganggap pertarungan ini main-main. Ini bukan lelucon! Mereka tidak berhak menuding orang lain mengkonsumsi doping," cetus Pacquiao seperti dilansir Boxing Scene, Sabtu (26/12/2009).
"Awalnya, saya berusaha cuek dan menganggap ini sekadar perang mulut jelang naik ring. Tapi, mereka sudah keterlaluan," tukasnya.
"Saya sudah menginstruksikan promotor Bob Arum untuk membantu saya menangani kasus ini secepat mungkin. Karena saya tahu, pernyataan mereka membuat orang lain mempertanyakan keabsahan gelar juara, yang saya dapatkan dengan bersih," lanjutnya.
"Saya tegaskan, saya tidak pernah mengkonsumsi doping atau apapun nama dan bentuknya. Saya mendapatkan semua ini berkat kerja keras selama bertahun-tahun. Saya bahkan belum pernah melihat doping.
"Mayweather, jadilah pria sejati dan lawan saya di atas ring!" tantang Pacman, "berhenti omong besar. Kita tunjukkan siapa sejatinya raja di tinju profesional."
Written By admin on Monday, December 21, 2009 | 6:38 PM
Prestasi Barcelona menyapu bersih enam gelar musim 2009 ini mendapat apresiasi dari Sang Presiden, Joan Laporta. Lionel Messi cs akan berenang dalam lautan uang karena bonus Laporta.
Gelar Piala Dunia Klub 2009 menjadi gelar penutup Barca pada 2009. Seperti dilansir Tribal, keberhasilan skuat Catalunya menaklukkan Estudiantes di final Piala Dunia Klub membuahkan bonus sebesar 300 ribu euro atau Rp 4 miliar kepada setiap pemain.
Sedangkan untuk gelar Liga Champions, pemain-pemain Barca diberi bonus 500 ribu euro atau Rp 6,8 miliar per orang, dan gelar La Liga sebesar 400 ribu euro atau Rp 5,4 miliar. Untuk gelar Copa del Rey, Laporta memberi hadiah sebesar 200 ribu euro atau Rp 2,7 miliar.
Dari empat gelar bergengsi itu saja total setiap pemain Barca menerima bonus sebesar Rp 18,9 miliar. Jumlah itu belum ditambah dengan bonus keberhasilan Barca merengkuh trofi Piala Super Spanyol dan Piala Super Eropa.
Tak sampai di situ, skuat Pep Guardiola juga makin kaya dengan tambahan bonus Natal sebesar 300 ribu euro atau Rp 4 miliar per pemain.[vivanews.com]