Latest Post

Sosok yang diduga 'Salim' yang meninggal 1,5 tahun yang lalu ternyata Dondon

Written By admin on Saturday, January 30, 2010 | 7:34 PM

Terjawab sudah siapa sebenarnya sosok lelaki penderita down syndrome atau keterbekalangan mental yang sempat menggegerkan warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, karena dikira bangkit dari kubur setelah satu tahun lebih dimakamkan.

Sosok pria yang sempat diduga dan bahkan diakui sebagai Salim, pria yang sudah dimakamkan sejak September 2008 itu. Ia adalah Dondon (24), dan kini sudah diambil keluarganya yang tinggal di Tambora, Jakarta Barat.

Wakil Ketua RT 10/RW 8 Warakas I, Laode Asrul Karim, mengatakan, "Salim" telah dibawa oleh keluarga aslinya pada Jumat (29/1/2010) malam kemarin. Dia ternyata bernama Dondon, berumur 24 tahun. Ia dijemput oleh kakak kandungnya yang ditemani suami dari kakaknya itu.

"Saya ditelpon sama petugas Polsek Tanjung Priok. Katanya ada keluarga yang datang melapor bahwa anak itu keluarga mereka. Lalu saya bawa anak itu semalam Jam 22.00 ditemani ibu Salim ke polsek untuk dipertemukan," jelas dia ketika dihubungi, Sabtu (30/1/2010).

Sebelum dipertemukan dengan anak itu, kata Laode, perempuan yang mengaku kehilangan adiknya itu diminta polisi menjelaskan ciri-ciri khusus anak yang mirip Salim itu. "Ternyata semua ciri-cirinya cocok. Jadi polisi yakin bahwa anak itu keluarga mereka. Mereka bawa bukti-bukti lain juga," ujarnya.

Anak yang mirip Salim itu tiba-tiba datang ke rumah salah satu keluarga pasangan Bunyamin (70) dan Kaswina (60) di Warakas. Mereka lalu meyakini bahwa anak itu adalah Salim, anak mereka yang telah meninggal akibat penyakit paru-paru

Keluarga pasangan Bunyamin dan Kaswina ikhlas melepas Dondon

Keluarga pasangan Bunyamin (70) dan Kaswina (60) telah ikhlas melepas Dondon (24), pemuda yang mirip dengan anak kandung mereka bernama Salim, kepada keluarga aslinya. Dondon telah dijemput kakak kandungnya semalam setelah sempat dirawat keluarga Salim selama dua hari.

"Mereka sudah ikhlas memberikan," ucap Wakil Ketua RT 10/RW 8 Warakas I, Laode Asrul Karim, ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu ( 30/1/2010 ).

Laode menyaksikan penyerahan Dondon kepada keluarga aslinya di Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara. Saat itu, Dondon diantar oleh Kaswina dan anggota keluarga Salim lainnya ke Polsek.

Laode mengatakan, orangtua Salim rela setelah yakin bahwa anak muda itu adalah anggota keluarga yang bermukim di Tambora, Jakarta Barat. "Mereka (keluarga Dondon) jelasin dulu ke polisi ciri-ciri anak itu. Ternyata sesuai dan Ibu Kaswina dan Pak Bunyamin ikhlas melepasnya," ucapnya.

Keluarga Salim, kata Laode, juga telah melihat langsung makam Salim di Tempat Pemakaman Umum Budi Dharma, Jakarta Utara, ditemani kru televisi. "Kemarin sudah ke makam Salim dan ternyata baik-baik saja. Nggak ada yang aneh," ucap dia.

Dondon Sudah Hilang Dua Tahun

Dondon (24), penderita down syndrome ternyata telah hilang sejak dua tahun lalu.

Selama dua tahun itu, keluarga Dondon telah melaporkan kehilangan pemuda penderita keterbelakangan mental itu ke Kepolisian Sektor Metro Tambora, Jakarta Barat, serta terus berusaha mencarinya.

Demikian dikatakan Wakil Ketua RT 10/RW 8 Warakas I, Laode Asrul Karim, Sabtu (30/1/2010), terkait Dondon yang telah dijemput oleh kakak kandungnya pada Jumat malam. Penyerahan anak itu disaksikan Laode dan polisi di kantor Polsek Metro Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menurut pengakuan perempuan yang menjemput anak itu, kata Laode, Dondon pergi dari rumah saudara kandungnya yang lain di Tambora tanpa diketahui. "Katanya mereka cari terus. Mereka lihat berita di TV soal Salim yang hidup lagi. Mereka yakin itu keluarga mereka, terus langsung lapor ke Polsek (Metro) Tanjung Priok," ucap dia.[kompas]

Awas Hati-hati.! komentar di Jejaring Sosial bisa berpengaruh prospek Kerja

Para pekerja sebaiknya berhati-hati dengan komentarnya dalam jejaring sosial seperti Facebook atau Twitter. Pasalnya, kini semakin banyak perusahaan pemberi pekerjaan melihat reputasi online para kandidatnya. Penelitian menemukan, sebanyak tujuh dari 10 perusahaan melakukan hal itu.

Menurut rilis resmi dari beberapa pihak seperti Microsoft dan firma di bidang komputer, pengecekan akun Facebook dan Twitter merupakan bagian penting dalam seleksi pekerjaan. Sama halnya dengan riwayat hidup atau curiculum vitae (CV) dan wawancara.

Dalam sebuah survei yang melibatkan manajer sumber daya manusia dari 100 perusahaan terkemuka di Inggris, Amerika Serikat, Jerman dan Prancis ditemukan, sekitar 70 persen mengakui, pernah menolak lantaran perilaku online kandidat.

Sebaliknya, para manajer itu juga mengatakan, citra online yang kuat juga dapat membantu para pencari kerja memperoleh impiannya.

Peter Cullen dari Microsoft mengatakan, reputasi online bukan sesuatu yang perlu ditakuti. "Hal itu adalah sesuatu yang harus dikendalikan secara proaktif," ujarnya seperti dilansir dari Telegraph, Jumat (29/1).

"Saat ini, citra online tersebut sangat penting untuk dipelihara, ingin reputasi online macam apa yang ingin mereka tunjukkan kepada para penyedia pekerjaan," tuturnya.

Salah satu hal yang diperhatikan dari Facebook antara lain, foto tengah mabuk, bahasa yang kasar serta mengeluh tentang masalah pekerjaan.

Farhan Yasin dari jaringan rekrutmen pekerjaan online ternama dari Inggris, Careetbuilder.co.uk mengatakan, jejaring sosial adalah cara hebat untuk berhubungan dengan kesempatan kerja pada tahun 2010 dan mempromosikan pribadi Anda di internet.

"Masyarakat harus benar-benar mengambil keuntungan dari penggunaan berbagai sumber, dengan menggambarkan citra profesional," ujarnya.

Namun, Farhan memperingatkan para pencari kerja terhadap cintra online mereka, bahkan setelah memperoleh pekerjaan impiannya.

Penelitian yang dilakukan pihaknya mengungkap, 28 persen perusahaan memecat pekerjanya karena hal yang mereka temukan pada jejaring sosialnya.

"Semakin besar perusahaan yang bereasi terhadap para pekerjanya yang menulis komentar negatif terhadap perusahaan atau pekerja lain dalam halaman jejaring sosial mereka," tuturnya

Mahasiswa UNG diperiksa Polisi gara-gara 'Tulis Status' di Facebook


Ningsih, mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), diperiksa penyidik Polda Gorontalo, Jumat, terkait komentar di akun facebook (FB) yang dinilai mencemarkan nama baik seorang anggota dan institusi Polri.

Perempuan yang bernama lengkap Tri Wahyu Ningsih itu diperiksa selama satu jam lebih oleh penyidik Ditrekskrim Polda Gorontalo. Dia diperiksa karena statusnya di FB pada tanggal 12 Januari 2010 sekitar pukul 00.30 Wita yang berisikan makian terhadap Rahmat Pongoliu, seorang anggota polisi berpangkat brigadir dua yang bertugas di bidang penangulangan Narkoba Polda Gorontalo.

Penyidik Ditreskrim Polda Gorontalo Brigadir A Djufri menjelaskan, dalam status pada akun FB milik Ningsih itu tertulis makian terhadap polisi, di antaranya "polisi anjing dan babi" serta kata kasar lainnya yang ditujukan kepada Rahmat.

Kata-kata kasar yang tersiar dari akun FB atas nama Tri Wahyu Ningsih itu juga turut mengomentari status Rahmat Pongoliu dengan kata-kata kasar serupa. "Yang menjadi pelapor atas perbuatan itu adalah Rahmat Pongoliu, yang merasa namanya, baik sebagai anggota masyarakat maupun polisi telah dicemarkan lantaran status dan komentar dalam FB itu," kata Djufri.

Namun ternyata setelah diusut, status dan komentar kasar itu tidak ditulis oleh Ningsih, melainkan oleh Aidin Lahabu, kekasih Ningsih. Aidin yang juga mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG itu, kata Djufri, rupanya sengaja menggunakan akun milik pacarnya karena cemburu pada Rahmat Pongoliu yang dianggapnya tengah mendekati Ningsih.

Ningsih yang ditemui seusai pemeriksaan membenarkan bahwa password atau kata kunci untuk membuka akun FBnya itu diketahui oleh Aidin. "Saya memang sudah lama memberikan password akun FB saya padanya, namun tidak menyangka bahwa Aidin akan menggunakannya untuk hal-hal seperti itu," ujar Ningsih yang mengajak Etikan Mega Jingga, rekannya sesama mahasiswa sebagai saksi.

Aidin sendiri, lanjut Ningsih, telah mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada dia dan Rahmat Pongoliu melalui pesan singkat telepon selulernya.
Kasus itu masih didalami oleh Polda Gorontalo dimana Ningsih dan rekannya, Etika Mega Jingga diperiksa sebagai saksi.

"Aidin akan diperiksa dalam waktu dekat, dan jika benar bahwa dia yang menulis status dan komentar dengan memakai akun FB milik Ningsih, maka yang bersangkutan dapat dijerat dengan pasal pencemaran nama baik dengan menggunakan Undang ?undang (UU) nomor 11 tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," kata dia.

Sanksi yang bisa diterima oleh Aidin, lanjut Djufri, cukup berat, jika menggunakan UU ITE ini yakni hukuman penjara maksimal enam tahun dan atau denda sebesar Rp1 Miliar.[republika]

YLKI : Produsen rokok Clas Mild harus bertanggungjawab atas insiden rokok meledak

Produsen rokok Clas Mild harus bertanggungjawab atas insiden rokok meledak dengan korban Andi Susanto (31), warga Perumahan Pondok Tanah Mas Wonosari, Bekasi.

Demikian dikatakan pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi saat berbincang dengan okezone di Jakarta, Sabtu (30/01/2010).

“Pihak produsen harus bertanggungjawab. Dasarnya UU Perlindungan Konsumen. Perkara dia tidak melakukan (perbuatan yang mengakibatkan rokok meledak) itu soal lain,” ujarnya.

Tanggung jawab yang harus dipikul pihak produsen masuk dalam ranah perdata. Sementara apabila juga terbukti ikut andil dalam perbuatan yang mengakibatkan rokok meledak, maka pihak produsen juga bisa dijerat pasal pidana.

“Produsen harus mengganti kerugian biaya berobat dan biaya psikologis. Itu dari sisi perdata, dari sisi pidana pelakunya harus ditangkap,” ujarnya.

Agar bisa lepas dari jerat hukum, maka pihak produsen harus melakukan pembuktian terbalik seperti yang termaktub dalam UU Perlindungan Konsumen. Upaya tersebut harus dilakukan sebelum kasus masuk ke pengadilan.

“Tentunya pembuktian terbalik melalui uji laboratorium kalau produknya tidak berbahaya harus disaksikan pihak independen,” ujarnya.

Sementara itu, YLKI juga mendesak polisi agar mengusut tuntas kasus ini. YLKI berharap agar penyidik tidak hanya memeriksa pedagang eceran penjual rokok. Namun juga menelusuri rantai distribusi serta proses produksi rokok, sehingga bisa menemukan dimana letak kesalahan yang berakibat pada insiden meledaknya rokok.

Andi Susanto kehilangan lima gigi serta mendapatkan beberapa jahitan di bagian mulut setelah rokok Clas Mild yang dihisapnya meledak. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 29 Januari malam. Hingga kini korban masih dirawat di RS Adam Thalib, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.


Polisi teliti sisa rokok yang meledak


Guna mengungkap kasus meledaknya rokok Class Mild di Bekasi, jajaran Polsek Cibitung telah menyita sisa rokok milik Andi Susanto.

Sisa rokok tersebut telah dikirim ke laboratorium forensik untuk diteliti. “Kami masih melakukan penyelidikan terhadap rokok tersebut,” ujar Kapolsek Cibitung AKP M Jhoni di Bekasi, Sabtu (30/1/2010).

Selain itu, polisi juga akan mendatangi kios tempat dibelinya rokok tersebut. Lokasi warung berada di sekitar rumah milik Andi di Jalan Mawar VII, Blok D 7. Pondok Tanah Mas, Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Nasib nahas menimpa Andi yang berprofesi sebagai satpam. Lima giginya rontok dan mulutnya harus dijahit karena rokok yang dihisapnya meledak. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis sekira pukul 18.30 WIB.

Saat itu dia tengah berangkat ke tempat kerjanya. Karena hujan turun, maka Andi berteduh di tepi jalan Raya Teuku Umar, menjelang pertigaan dengan akses gerbang Tol Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Sambil menunggu hujan reda, Andi pun menghabiskan dua batang rokok. Saat hujan reda, Andi pun memutuskan melanjutkan perjalanan. Rokok ketiga yang baru saja disulutnya pun dibawanya.

Saat berada di sekitar lampu lalu lintas pertigaan akses ke jalan tol, Andi pun berhenti karena lampu merah menyala. Begitu lampu hijau menyala, Andi pun memindahkan rokok ke mulut, karena tangan kirinya harus mengendalikan kopling motor. Saat itulah rokok yang dihisapnya meledak. Hingga kini Andi masih dirawat di Rumah Sakit Adam Thalib di Jalan Raya Teuku Umar, Cibitung.

Diduga ada unsur Sabotase

Dugaan itu muncul lantaran bahan dasar rokok tidak mengandung unsur potasium atau bahan yang mudah meledak lain.

“Logikanya seperti itu (ada unsur sabotase), karena kasus ini tidak lazim,” ujar pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi saat berbincang dengan okezone di Jakarta, Sabtu (30/1/2020).

Namun, dugaan di atas tidak boleh serta merta diungkapkan tanpa adanya bukti-bukti memadai serta motif tertentu. Seperti apakah korban memiliki musuh. “Dugaan boleh saja, tapi juga harus diselidiki apakah korbannya layak disabotase, seperti punya konflik dengan pihak lain,” urainya.

Untuk itu, Tulus berharap polisi bertindak proaktif menyelidiki kasus ini. Seperti diketahui, Andi Susanto yang berprofesi sebagai satpam kehilangan lima gigi serta mendapatkan beberapa jahitan di bagian mulut setelah rokok Class Mild yang dihisapnya meledak.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 29 Januari malam. Hingga kini korban masih dirawat di RS Adam Thalib, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Korban yang dibunuh Babeh terus bertambah.. Kini berjumlah 14 bocah

Baekuni (48) alias Babeh, kembali mengaku membunuh empat anak pengamen jalanan. Keempat korban dibunuh di Jakarta. Dengan demikian, jumlah korban yang dibunuh Babeh menjadi 14 anak sedang seorang anak lainnya masih dinyatakan hilang.

Jumlah ini, menurut Kepala Satuan Kejahatan dengan Kekerasan Direktorat Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Nico Afinta, masih akan bertambah. ”Kalau kita memandang dari hasrat seksual seseorang, berapa lama sih seorang pria normal mampu menahan hasrat seksualnya dalam setahun?” tanya Nico.

Kalau Babeh sementara ini baru mengaku setahun membunuh dua anak demi memenuhi kebutuhan seksualnya, Nico tidak percaya. ”Kalau dia mengaku membunuh untuk memenuhi hasrat seksualnya sejak tahun 1995, silakan duga, berapa banyak anak jalanan yang jadi korbannya,” tutur Nico.

Ia belum mau mengungkapkan identitas mengenai keempat anak jalanan yang dibunuh Babeh di Jakarta. Sebab, atasannya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro, Komisaris Besar Idham Azis, menurut rencana akan menggelar jumpa pers mengenai hal ini di Polda Metro, Senin (1/2/2010).

Sepuluh anak yang sudah terungkap menjadi korban kekejian Babe adalah, Ardi, Adi, Rio, Arif Abdullah alias Arif "Kecil", Ardiansyah, Teguh, dan Irwan Imran yang dimutilasi, serta Aris, Riki, Yusuf Maulana, dan Angga teman Arif "Kecil" yang masih dinyatakan hilang. Rata- rata usia mereka 10-12 tahun, kecuali Arif yang masih berusia 7 tahun.

Fitnah Robot Gedhek
Karena kelicikannya, polisi kini mulai khawatir, Babeh pernah mencatut nama Robot Gedhek dalam kasus serupa di Kuningan, Jawa Barat. Oleh karena itu, tim gabungan polisi mulai bekerja keras menyelidiki sejumlah titik di kawasan Kuningan, Jawa Barat. Di salah satu titik, polisi telah menemukan mayat Teguh, salah seorang korban kekejaman Babeh.

Setelah dipetakan kembali, tak jauh dari tempat itu pula Robot Gedhek memutilasi anak-anak jalanan. ”Setelah kami periksa kembali kasusnya, Robot Gedhek tidak pernah memutilasi korban-korbannya. Lagi pula dia kurang waras,” kata seorang penyidik.

Ia menduga, Babeh melakukan aksinya dengan memanfaatkan tuduhan terhadap Robot Gedhek. Kalau kami menemukan bukti-bukti baru, maka bisa jadi kasus Ryan yang sempat membuat tiga waria masuk penjara, terulang kembali.

Tokoh Pendidikan Indonesia Prof Arief Rahman jadi Aggota IBE-UNESCO


Profesor Dr Arief Rahman terpilih sebagai salah seorang anggota Administrative Group Dewan International Bureau of Education Council UNESCO (IBE-UNESCO) untuk masa jabatan dua tahun.

Pemilihan itu berlangsung saat Sidang Ke-59 IBE-UNESCO yang diselenggarakan di Geneva, kata Sekretaris Pertama PTRI Geneva Achsanul Habib, Sabtu (30/1/2010).

Dia mengatakan, tugas yang diemban anggota Administrative Group memiliki makna penting bagi IBE-UNESCO, khususnya dalam memilih dan menentukan sejumlah prioritas yang akan menjadi program kerja IBE-UNESCO untuk periode satu tahun.

Anggota Administrative Group juga ditugaskan untuk melakukan pembahasan program kerja, anggaran, dan penyusunan agenda Sidang Dewan IBE.

Terpilihnya Prof Dr Arief Rahman sekaligus menunjukkan kepercayaan masyarakat internasional akan peran dan kontribusi Indonesia dalam pembahasan isu-isu pendidikan yang menjadi kepentingan dan perhatian masyarakat internasional.

Sidang Ke-59 IBE-UNESCO juga membahas sejumlah isu pendidikan, antara lain pembentukan "working group in charge of finalizing the Strategy aimed at making the IBE-UNESCO`s Centre of Excellence on curriculum-related matters".

Selain itu juga dibahas laporan dan pembahasan aktivitas-aktivitas IBE-UNESCO selama periode 2009 dan penyusunan rencana aktivitas IBE-UNESCO pada tahun 2010 serta "inclusive education with special focus on curriculum development".

Delegasi Indonesia pada Sidang Ke-59 IBE-UNESCO dipimpin Profesor Dr Arief Rahman, beranggotakan Dubes/Wakil RI untuk UNESCO Dr Tresna D Kunaefi dan unsur PTRI Geneva. Sidang juga memutuskan pertemuan ke-60 IBE akan diselenggarakan di Geneva pada 26-28 Januari 2011, ujar Achsanul Habib. [kompas]

Asyik ngebul...,Rokok Meledak membuat mulut robek dan 5 gigi copot


Bagi anda para perokok sebaiknya lebih waspada saat menghisap. Jika tidak, anda bisa jadi bernasib seperti Andi Santoso, seorang warga Bekasi, Jawa Barat.


Gara-gara menghisap rokok yang meledak di mulutnya, seorang satpam yang bekerja diperusahaan elevator harus dirawat di rumah sakit lantaran mulutnya robek dan lima giginya copot. Akibatnya, mulut Andi dirawat dengan 15 jahitan.

Warga Jalan Mawar VII, Blok D 7. Pondok Tanah Mas, Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi hanya bisa berbaring lemah. Dirinya harus dirawat di Rumah Sakit Adam Thalib di Jalan Raya Teuku Umar, Cibitung.

Menurut keterangan kakak korban, Winda, korban membeli rokok sebungkus untuk dihisap. Pertama kali menghisap rokok dirumah, tidak terjadi ledakan pada rokok. Namun, saat menghisap rokok kembali sambil berjalan, tiba-tiba rokok tersebut meledak.

Sedangkan menurut Kapolsek Cibitung AKP M Jhoni, kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap rokok tersebut dan akan melakukan pemeriksaan warung tempat korban membeli rokok bermerek Class Mild tersebut.

Sementara itu, hingga kini korban belum mengetahui pasti penyebab meledak rokok yang dihisapnya tersebut. Saat ini, kasus tersebut tengah dalam penyelidikan Polsek Cibitung.[okezone]

Ahli Hukum Tata Negara :"Deal Politik Bisa Makzulkan RI 2"

Di atas kertas, 'kesepakatan' pemakzulan SBY-Boediono akan kandas di gedung DPR, yang didominasi Fraksi Demokrat. Tetapi, bila ada kesepakatan politik, hanya RI 2 saja yang dimakzulkan. Itu bisa saja terjadi.

"Kalau itu bagian dari kesepakatan politik. Misalkan, asalkan number two (RI2) yang dimakzulkan, bisa saja terjadi," kata pengamat hukum tata negara, Refly Harun dalam dialog Kabar Petang Pagi di TvOne, Sabtu 30 Januari 2010.

Menurut Refly, kekuatan Demokrat di DPR adalah 26,43 persen dari total jumlah 560 kursi parlemen. Dan bila ada deal politik antara Demokrat dengan fraksi lain, bisa saja pemakzulan itu hanya menimpa mantan Gubernur Bank Indonesia yang kini Wakil Presiden, Boediono.

"Klausul tidak melaksanakan korupsi, pidana berat, perbuatan tercela. Aturan itu sangat lentur. Ini tergantung Golkar," kata dia.

Refly menegaskan, pemakzulan itu dimulai dari proses Hak Menyatakan Pendapat di DPR. Itu harus dihadiri 3/4 anggota DPR. "Lalu dari 3/4 yang hadir itu sebanyak 3/4-nya harus setuju," ujar dia.

Sedangkan menurut Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto, Golkar sama sekali belum berpikir untuk melakukan pemakzulan. Menurut Novanto, skandal Rp 6,7 triliun Century ini murni berkaitan dengan hukum. "Pemakzulan dan koalisi kita betul-betul tidak pada koridor itu," kata Novanto.

Sebagai informasi, berikut komposisi kursi di gedung DPR:
1. Fraksi Golkar 108 kursi atau 19,29 persen
2. Fraksi PDIP Perjuangan memperoleh 93 kursi atau 16,61 persen
3. Fraksi PKS 59 kursi atau 10,54 persen
4. Fraksi PAN 42 kursi atau 7,50 persen
5. Fraksi PPP meraih 39 kursi atau 6,96 persen
6. Fraksi Gerindra 30 kursi atau 5,36 persen
7. Fraksi PKB 26 kursi atau 4,64 persen
8. Fraksi Hanura 15 kursi atau 2,68 persen

[vivanews]

Oknum Kombes Polisi ditangkap karena diduga ikut Berjudi

Written By admin on Friday, January 29, 2010 | 10:21 PM

Polri mengakui keberadaan satu orang anggotanya di antara 13 orang yang ditangkap dalam kasus perjudian jenis pay qiu di rumah milik LYL di Jalan Jurumudi Kompleks Alam Raya, Kecamatan Benda, Tangerang, Rabu (27/1/2010).

Oknum polisi tersebut berpangkat ajun komisaris besar dan bertugas di wilayah satuan tugas Polda Jawa Barat. "Kami masih menangani kasus itu. Masih dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Sejauh mana keterlibatannya dalam keberadaan dia di sana saat itu," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Edward Aritonang di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/1/2010).

Polri memastikan tak akan ragu memberikan sanksi yang tegas, baik sanksi berupa pidana, disiplin, maupun dinas jika ditemukan indikasi keterlibatan oknum tersebut dalam kegiatan judi saat itu.

Sebelumnya, Direktorat I Keamanan dan Transnasional Polri meringkus 13 pelaku perjudian jenis pay qiu. Direktorat I Bareskrim Polri juga mengamankan para penyelenggara judi, pemain, petugas kebersihan, dan pengunjung atau penonton yang keseluruhannya berjumlah 35 orang.

Tujuh penyelenggara judi yang akhirnya ditahan adalah DMS, TN alias AKG, NG SWNT alias AKK, BN, YG, MST, dan AMN. Adapun enam tersangka selaku pemain yang tidak ditahan adalah SDRM, AFDL, DJ, HDN, SPRM, dan HRM. Polri masih terus memburu dua orang lainnya yang kini berstatus buron, yaitu ACG dan MNR.

Dari 13 pelaku yang berhasil diringkus dalam permainan judi yang menggunakan kartu domino dan dadu tersebut, enam di antaranya tidak ditahan.

Informasi yang didapat di kepolisian, dari 13 pelaku yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka itu, satu di antaranya merupakan oknum polisi. Oknum polisi itu termasuk dari enam tersangka yang tidak ditahan karena keberadaannya hanya sebagai pemain.

"Dari para tersangka berhasil disita satu meja persegi empat, satu lembar kain lapak berwarna hijau, 32 biji kartu (batu) domino, 15 dadu, dan uang tunai Rp 18.464.000," ujar Ito di Mabes Polri, Jakarta, Kamis lalu.

Kegiatan judi yang dilaksanakan di rumah milik LYL itu diketahui telah dilaksanakan sejak Oktober 2009 dengan penghasilan per hari sekitar Rp 1.200.000.[kompas]

Wanita dengan berat 136 Kg duduki pacarnya hingga tewas

Seorang wanita diajukan ke pengadilan dengan dakwaan pembunuhan. Bukan dengan senjata atau racun, wanita berbobot 136 kilogram itu menduduki kekasihnya yang kurus hingga tewas.

Polisi Cleveland, ibukota Ohio, AS, mengatakan Mia Landingham, si wanita dan Mikal Middleston-Bey, keduanya sudah memiliki tiga anak, terlibat pertengkaran pada Agustus lalu. Di tengah adu mulut yang terjadi, Landingham menduduki kekasihnya yang berbobot, 54,4 kilogram kurang dari setengah berat badannya.

Pengacara Landingham mengatakan terdakwa telah mengalami kekerasan dalam rumah tangga dalam waktu lama. Dia meminta hakim, Carolyn Friedland untuk mempertimbangkan hal tersebut. Selain itu, terdakwa juga tak memiliki catatan kriminal.

Landingham kemudian dihukum percobaan tiga tahun dan 100 hari kerja sosial. Vonis itu lebih ringan dari tuntutan lima tahun penjara. Dengan vonis hukuman percobaan, Landingham segera bebas dari penjara.

Hukuman dijatuhkan setelah Landingham mengaku bersalah menyebabkan kematian atas diri seseorang. Dia mengaku menyesal menggencet ayah dari ketiga anaknya. “Saya sangat menyesal. Seandainya saya bisa memutar waktu,” kata Landingham, seperti dimuat news.com.au.

Namun, penyesalan Landingham tak meredakan amarah keluarga korban. “Saya ingin kamu tahu, kau telah menyakiti kami dengan membuat Mikal pergi,” kata ibu tiri korban Sharon Phillips kepada terdakwa. Keluarga korban juga kecewa karena Landingham hanya dihukum percobaan. “Tidak ada keadilan di sini,” kata mereka.[kompas]

Gara Gara Pemerintah butuh dana,Patung Pahlawan dijual

Perusahaan milik pemerintah yang bertanggungjawab merawat patung itu sudah jatuh bangkrut. Menurut perhitungan, patung itu kini perlu dipugar sehingga butuh dana sekitar sekitar Rp 462,4 juta

Dengan biaya sebesar itu, pemerintah setempat mengaku tak sanggup lagi merawat Patung Lenin. Lagipula, pemerintah kota juga tengah butuh pendapatan.

Sebagai jalan keluar, pemerintah berencana menjual patung itu. Namun, pemerintah juga memberlakukan syarat kepada pihak yang berminat.

"Patung itu berada dalam perlindungan negara dan hukum menyatakan bahwa pemilik berkewajiban menyediakan akses gratis," kata pejabat kantor kebudayaan Voronezh, Ivan Chukhnov, seperti dikutip harian Komsomolskaya Pravda dan laman The Moscow Times.

"Masyarakat harus bisa mengunjungi patung itu dan menaruh karangan bunga," lanjut Chukhnov. Namun, pemerintah tidak menyebut berapa harga yang mereka pasang untuk patung itu. Selain itu juga tidak diungkapkan apakah patung itu sudah ada peminat.

Situasi itulah yang dialami pemerintah Kota Voronezh, kota yang terletak 500 km dari sebelah barat daya Ibukota Moskow. Menurut stasiun televisi Vesti-24, patung Lenin seberat 14 ton itu selama 60 tahun berdiri kokoh di alun-alun Voronezh.

Semasa rezim komunis berkuasa, patung Vladimir Lenin merupakan benda suci yang tak boleh tergores di Rusia. Kini, saat pemerintah kesulitan dana, patung pemimpin revolusi komunis itu tak kuasa dipertahankan sehingga terpaksa dijual.[vvn]

Pasca Gempa haiti : Wanita dan anak korban Gempa jadi korban pemerkosaan


Gempa dahsyat yang melanda Haiti 12 Januari lalu menyisakan kehancuran pada sebagian besar bangunan di Ibu Kota Port au Prince. Penjara nasional Haiti termasuk salah satu bangunan yang rusak parah.

Hancurnya penjara membuat sebagian penghuninya kegirangan karena bebas melarikan dari. Bebasnya tahanan dari penjara ini menimbulkan ancaman baru bagi korban gempa selamat.

Tidak hanya kehilangan tempat tinggal serta terancam kelaparan, para korban gempa yang selamat kini dihadapkan pada masalah baru. Pemerintah Haiti memperkirakan sekira 7.000 tahanan kabur dari penjara.

Para tahanan kabur dilaporkan melakukan tindak pemerkosaan terhadap perempuan dan anak-anak yang tinggal di tenda-tenda penampungan.

"Saat malam hari, para tahanan mengambil keuntungan dengan melakukan pemerkosaan terhadap wanita dan anak-anak yang berada di tenda penampungan," kata Kepala Polisi Haiti, Mario Andresol seperti dikutip AFP, Jumat (29/1/2010).

"Lebih dari 7.000 tahanan berada di jalanan usai kabur dari penjara nasional saat gempa berlangsung. Kini mereka bebas berkeliaran, sebelumnya butuh lima tahun bagi kepolisian untuk menangkap mereka," lanjut Andresol.

Sementara seorang warga yang tinggal di penampungan mengaku mendengar perkosaan yang terjadi di luar tenda yang ia tinggali. "Saya dengar perkelahian di luar (tenda) dan melihat celana dalam tergeletak di tanah. Saat itu saya mulai berteriak dan melihat pelaku pemerkosa pergi," ungkap seorangan warga dalam penampungan Rachelle Dolce.

Kepolisian Haiti sendiri tidak mengetahui jumlah pasti kejahatan pascagempa berkekuatan 7,0 skala richter. Namun mereka sudah memperingatkan misi perdamaian PBB di Haiti mengenai masalah ini.

Peringatan Kepolisian Haiti ini datang sehari setelah Direktur HAM PBB Navi Pillay menyatakan kemungkinan anggota gangsters dan sindikat penjual anak, mengincar anak-anak korban gempa untuk diperdagangkan.

Sejak gempa, kondisi keamanan di negara Kepulauan Karibia itu sangat mengkhawatirkan. Menurut Kepala Polisi Mario Andresol, sebelum gempa jumlah anggota Kepolisian sekira 8.000, kini sebagaian besar dari mereka dikabarkan tewas atau hilang.

Kondisi ini membuat anggota Kepolisian Haiti sulit untuk menjaga keamanan wilayahnya pasca gempa dashyat yang melanda lebih dari dua pekan lalu. (faj)(rhs)

Ternyata... Banyak Masjid di Solo Kiblatnya salah

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Solo mengakui masjid yang arah kiblatnya belum benar di wilayah Solo jumlahnya cukup banyak. Belum tepatnya arah kiblat ini diketahui pasca selesai proses pembangunan. Nah, untuk meluruskan arah tersebut, shof sebagian besar masjid itu terpaksa arahnya dimiringkan.

"Bangunan masjid biasanya berdiri diatas tanah wakaf. Oleh sebab itu, pembangunan masjid itu memanfaatkan semua permukaan tanah wakaf yang ada. Kadangkala tanah tersebut memiliki kemiringan yang tidak sesuai dengan arah kiblat,” kata Ketua MUI Solo Zainal Arifin Adnan kepada VIVAnews di Solo, Jumat 29 Januari 2010.

Dengan demikian penghitungan tepat atau tidak arah kiblat, menurut Zainal dilakukan setelah bangunan masjid itu selesai berdiri. "Di Solo masih banyak masjid yang arah kiblatnya belum tepat. Hanya saja berapa jumlah pastinya saya lupa, namun jumlahnya cukup banyak. Salah satunya Masjid Taqwa,” akunya.

Untuk meluruskan arah kiblat tersebut, berdasarkan hasil ijtihad maka masjid yang arah kiblatnya belum tepat barisan shofnya di buat miring supaya tepat menghadap kiblat. Pasalnya, untuk membongkar bangunan masjid kembali tidak mungkin dilakukan. Dan keputusan itu tidak dipermasalahkan oleh MUI.

Selanjutnya, dia mengatakan beberapa masjid yang menjadi cagar budaya diantaranya Masjid Agung Keraton Solo, Masjid Al Wustho Mangkunegaran dan Masjid Laweyan, sudah memiliki arah kiblat yang tepat. Sehingga, shof ketiga masjid tersebut tidak perlu dimiringkan.[Vivanews]

Golkar siap jerat Sri Mulyani dengan UU tindak pidana Korupsi



Fraksi Golkar menyatakan bahwa pemerintah harus bertanggung jawab atas kasus Century. Golkar menegaskan bahwa KSSK tidak dapat lepas tanggung jawab atas proses pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan bail-out kepada Bank Century.

"Siapa yang harus bertanggung jawab? Secara normatif tentu KSSK," ujar Azis Syamsuddin, Wakil Ketua Komisi III yang juga anggota pansus hak angket Century dari Fraksi Golkar, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 28 Januari 2010.

Azis menjelaskan, KSSK adalah pelaksana pembayaran nasabah Bank Century. KSSK melaksanakan fungsinya itu di bawah supervisi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jadi, Azis menegaskan, baik KSSK maupun LPS harus bertanggung jawab.

"Secara keseluruhan, unsur pemerintah yang harus bertanggung jawab adalah KSSK, LPS, Bapepam, dan struktur BI -- dari Direktur Pengawasan sampai Dewan Gubernur Senior," tandas Azis. "Golkar tidak setuju Menkeu selaku Ketua KSSK lepas tanggung jawab, karena dia adalah penentu final decision," kata Azis lagi. Golkar meyakini, Menkeu melakukan pembiaran dengan membiarkan dana bail-out Century membengkak hingga Rp. 6,7 triliun.

Golkar pun telah menelaah sejumlah UU dan menyiapkan pasal untuk menjerat Menkeu. "UU Tindak Pidana Korupsi Pasal 2 atau 3 junto Pasal 55 KUHP bisa digunakan dalam konteks ini," ujar Azis. Terlebih, menurutnya, Sri Mulyani melakukan kesalahan fatal yang mengandung unsur tindak pidana korupsi. "Bail-out menggunakan keuangan negara, dan itu fatal," tandas Azis.

Terlepas dari perbedaan pandangan mengenai apakah dana yang digunakan LPS berasal dari keuangan negara atau bukan, Golkar berkeyakinan bahwa LPS tetap menggunakan dana negara. "Sekalipun uang tersebut dipisahkan dari kekayaan negara, namun itu tetap keuangan negara," kata Azis. Bahkan, lanjutnya, Menkeu sendiri pernah menyatakan bahwa dana APBN telah digunakan.

Dengan demikian, terkait kesimpulan final pansus, Golkar akan mengusulkan rekomendasi untuk menggunakan hak menyatakan pendapat DPR -- hak tertinggi yang dimiliki oleh DPR, di atas hak interpelasi (hak mengajukan pertanyaan), dan hak angket (hak untuk melakukan investigasi). Dalam hak menyatakan pendapat itu nantinya, Golkar akan merekomendasikan sejumlah langkah hukum bagi Sri Mulyani dan Boediono yang merupakan mantan ketua dan anggota KSSK.

"Proses penegakan hukum terhadap Sri Mulyani bisa disalurkan ke KPK, sementara untuk Boediono bisa diajukan uji materi ke MK terkait posisinya kini sebagai wapres," ungkap Azis. Anggota pansus dari Golkar lainnya, Bambang Soesatyo, menjamin bahwa Golkar tidak akan masuk angin menjelang penentuan kesimpulan akhir pansus.

"Jika ada koalisi pemerintah, tentu ada saatnya juga untuk koalisi kebenaran," tandas Bambang. Untuk itu, Ketua Fraksi Golkar, Setya Novanto, mengakui Golkar terus menjalin komunikasi dengan fraksi-fraksi lain menjelang kesimpulan final pansus pada bulan Maret.[Vivanews]

Sampoerna Klarifikasi soal Pemecahan deposito kontroversial di Bank Century

Boedi Sampoerna melakukan klarifikasi soal pemecahan simpanan deposito kontroversial senilai US$ 43 juta atau Rp 400 miliar di PT Bank Century sebelum bank ini di-bail-out oleh pemerintah.

Klarifikasi itu disampaikan pengacara Boedi Sampoerna, Eman Achmad kepada Badan Pemeriksa Keuangan di Jakarta, Kamis, 28 Januari 2010. Penjelasan itu disampaikan karena dalam laporan audit BPK yang menyebutkan bahwa pemecahan deposito diduga sebagai upaya menyiasati aturan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengenai penjaminan dana nasabah maksimum Rp 2 miliar.

Tudingan ini dihembuskan oleh Robert Tantular di depan sidang Pansus Bank Century bahwa pemecahan itu adalah inisiatif Boedi melalui stafnya Rudy Soraya dalam pertemuan pada 14 November 2008 di kantor Century Jakarta.

"Padahal sama sekali hal itu tidak benar," kata Eman dalam siaran pers yang diterima VIVANews di jakarta, Kamis malam, 28 Januari 2010.

Dalam pertemuan klarifikasi ke BPK, menurut Eman, pihak Boedi memberikan data-data dan menjelaskan duduk persoalan yang sesungguhnya soal pemecahan simpanan tersebut.

“Kami jelaskan semua data-data dan fakta serta kronologis pertemuan tanggal 14 November," katanya. Dari data dan fakta itu, kata dia, tidak satupun yang menunjukkan Boedi yang berinisiatif dalam pemecahan tersebut.

Eman juga menjelaskan soal kedudukan Rudy Soraya dalam pertemuan itu dan siapa sesungguhnya dia. Dia mengakui Rudy Soraya memang hadir dalam pertemuan itu, tapi dia bukanlah dalam posisi yang ditunjuk dan diberi hak untuk mewakili Boedi dalam pertemuan itu.

Robert juga tahu posisi dan kedudukan Rudy sehingga menjadi sangat janggal dan tidak logis pengakuan bekas pemilik Bank Century ini bahwa pemecahan simpanan itu diminta oleh perwakilan Boedi yaitu Rudi Soraya.

"Rudi tidak dalam posisi mewakili Boedi. Apalagi diberi hak memutuskan sesuatu," katanya. "Robert tahu persis soal ini, kami sampaikan juga bukti-bukti kuat yang membantah hal ini.”

Sampoerna Serahkan Aliran Dana Century ke BPK

Pengusaha nasional Boedi Sampoerna melalui pengacaranya Eman Achmad hari ini (Kamis 28 Januari 2010) mendatangi kantor lembaga auditor negara Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) untuk melakukan klarifikasi fakta dan data terkait dengan kedudukannya sebagai nasabah terbesar dan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigasi atas Kasus PT Bank Century Tbk.

Eman Achmad seusai menyampaikan klarifikasi atas nama kliennya tersebut mengatakan, kedatangan ke kantor BPK bukan untuk mempersoalkan hasil audit BPK. Tetapi semata-mata untuk menjelaskan dan memberikan data tambahan dan mengenai fakta yang diketahui dan dialami Boedi Sampoerna (BS) sebagai nasabah Bank Century.

“Tak ada maksud dari kami untuk mempersoalkan laporan BPK tersebut tetapi kedatangannya hanya untuk klarfikasi fakta dan data untuk lebih memperkaya data yang dimiliki oleh BPK dalam kasus ini," kata Eman dalam siaran pers yang diterima VIVAnews di Jakarta, Kamis malam, 28 Januari 2010.

Menurut dia, klarifikasi ini dilakukan karena hasil audit BPK menjadi dasar bagi lembaga dan instansi terkait lainnya dalam menyeleasaikan masalah yang terkait dengan kasus Bank Century. "Dengan klarifikasi ini kami harapkan, BPK dan institusi lain mendapat tambahan data yang benar yang mungkin sangat berguna untuk membedah kasus ini lebih terang benderang, dan melihat siapa yang bersalah dan siapa yang menjadi korban,” kata Eman.

Data-data tersebut, menurut Eman, antara lain mengenai aliran dana BS sejak menjadi nasabah bank Pikko yang pada 2004 merger dengan Bank Danpac dan Bank CIC menjadi Bank Century sampai diambil alih LPS dan berganti nama menjadi Bank Mutiara.

“Data-data ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada BPK bagaimana sesungguhnya posisi BS sejak awal di Bank Century, baik dalam hal asal dana simpanannya maupun penarikan dana serta penggunaannya untuk apa," kata Eman.

Data data tersebut juga dapat sekaligus membantah tudingan sebagian kalangan bahwa sebagai nasabah terbesar BS mendapat perlakuan khusus dan keuntungan tertentu dari proses bailout Bank Century.[VIVAnews]

Ternyata, Polisi Larang PO Bus Angkut Pendemo 100 hari SBY-Budiono!

Written By admin on Thursday, January 28, 2010 | 2:56 PM

Ketua Umum Serikat Pekerja Nasional (SPN), Bambang Wirahyoso menyampaikan adanya intervensi dan upaya penggembosan massa peserta aksi yang dilakukan pihak kepolisian. Hal itu disampaikan Bambang saat menemui Wakil Ketua DPR, Anis Matta dan Priyo Budi Santoso, Kamis (28/1/2010), di Gedung DPR, Jakarta,

Upaya penggembosan tersebut, diungkapkan Bambang, melalui surat yang dikeluarkan Polres Tangerang kepada seluruh PO bus yang ada di daerah tersebut. Isi suratnya, dilarang mengangkut peserta aksi.

"Kami juga minta DPR untuk menindaklanjuti adanya surat dari Polres Tangerang yang melarang bis untuk mengangkut pendemo. Akhirnya, hanya sedikit yang bisa gabung aksi. Bagi kami, ini upaya penggembosan," kata Bambang.

Surat itu dikeluarkan pada tanggal 25 Januari 2010 . Hal itu menyebabkan banyaknya peserta aksi yang kesulitan memperoleh transportasi. Ternyata, tak hanya dari Polres Tangerang. Menurut seorang buruh, surat yang sama juga dikeluarkan Polda Jawa Barat.

"Banyak petani Jawa Barat dari Tasikmalaya, Garut, enggak jadi ikut aksi karena tidak ada bis yang mengangkut karena Polda Jawa Barat juga mengirimkan surat ke PO-PO bus," kata seorang perwakilan buruh tani.

Para perwakilan buruh pun menyerahkan fotokopi surat kepada pimpinan DPR. Wakil Ketua DPR, Anis Matta mengatakan, akan meneruskan hal tersebut kepada Komisi III untuk mempertanyakan kepada pihak Polri yang menjadi mitra kerjanya.[kompas]

Ini dia jawaban SBY soal demontrasi 100 hari kepemimpinan SBY-Boediono


Demo besar di 100 hari kepemimpinan SBY-Boediono ditanggapi biasa saja oleh Presiden SBY. Ia mengajak masyarakat memahami program 100 hari yang diluncurkannya awal November 2009 lalu.

"Saya tahu ada protes, unjuk rasa. Dalam demokrasi itu biasa, kita dikritik, koreksi untuk perbaikan. Yang penting damai, tertib, tidak merusak," kata SBY saat meresmikan PLTU Labuan 2 Banten dan PLTU Labuan Angin Sumatera Utara di Banten, Kamis 28 Januari 2010.

SBY minta tidak ada aksi bakar-bakaran dan aksi pendudukan, agar tidak mengulang aksi yang terjadi pada 1998 lalu. "Kalau itu terjadi negara mundur, ekonomi susah, ekonomi lumpuh. Apa harus begitu? Silakan kritik, protes, silakan sampaikan pikirannya yang tertib," kata dia.

Sebagai negara demokrasi, demo adalah hal biasa. Namun demokrasi, kata SBY, bukan tanpa batas. Kalau merusak dan membunuh, maka itu bagian dari kejahatan. "Demokrasi itu menyampaikan saran, kritik secara tepat dan santun. Dengan demikian saya sampaikan patuhilah hukum. Silakan kritik pemerintah untuk perbaikan," katanya.

Kritik yang baik, lanjutnya, adalah solusi. Karena itu ia berharap demokrasi di Indonesia bisa berkembang semakin baik, sehingga meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.[Vivanews]

Warga Warakas dihebohkan 'orang mati hidup lagi'

Warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dihebohkan dengan kabar hidupnya kembali anak muda yang telah tewas. Salim, anak keterbelakangan mental yang tewas dua tahun lalu, dipercaya warga hidup kembali.

Bulyamin (70), ayah Salim, menceritakan, anaknya telah wafat pada bulan September 2008 saat berumur 18 tahun akibat penyakit paru-paru yang telah lama diidapnya. Setelah itu, Salim dikubur di pemakaman Budi Darma, Cakung, Jakarta Utara, dengan diantar seluruh keluarga dan tetangga.

Ketenangan keluarganya pun pecah saat anak yang diduga Salim tiba-tiba datang ke rumah kontrakan keponakan Bulyamin, Atin (20), yang tidak jauh dari rumah Bulyamin semalam. Atin pun terkejut dan langsung mengantarkan anak itu ke rumah Bulyamin.

"Dia datang kemarin jam 11 malam dianter Atin. Saya kaget. Salim langsung meluk saya sambil bilang, 'Bapak'. Terus dia nangis," jelas Bulyamin kepada Kompas.com, Kamis (28/1/2010) di rumah kontrakannya di Warakas I Gang 28 RT 10 RW 8 Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok.

Bulyamin meyakini bahwa anak itu adalah anak bontotnya dari tujuh bersaudara. "Mukanya mirip banget. Luka di tangan juga sama. Tapi tingginya beda. Salim dulu lebih tinggi. Sekarang dia juga ada koreng di kaki. Dulu enggak ada," kata dia.

Hal itu diamini istrinya, Kaswina (60). "Iya ini anak saya. Sikapnya sama persis. Dia panggil ibu semalam," ucap nenek yang telah beruban itu.

Pantauan Kompas.com, anak yang diduga Salim itu mengalami keterbelakangan mental. Tinggi anak itu sekitar 150 cm, kulit berwarna coklat, berkumis, dan berjenggot tipis. Ia tidak dapat berbicara dan hanya memberi isyarat dengan bahasa tubuh.

Munculnya kabar ada orang mati hidup kembali di Warakas, Tanjung Priok, langsung menyebar dengan cepat. Ratusan warga langsung berkerumun di kediaman orangtua Salim sejak pagi hingga siang untuk membuktikan kabar menghebohkan itu.

Seperti diberitakan, anak yang diduga Salim (20) secara tiba-tiba muncul di rumah kontrakan Bulyamin (70), ayah Salim, di Warakas I Gang 28 RT 10/RW 8 Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok. Padahal Salim yang mengalami keterbelakangan mental telah tewas dua tahun lalu dan langsung dikubur.

Ratusan Warga Serbu Rumah Salim

Ratusan warga yang mayoritas ibu-ibu dan anak-anak itu berdatangan ke rumah Bulyamin sejak pukul 07.00. Mereka masuk bergantian dan berdesakan di rumah berukuran sekitar 3 x 4 meter demi melihat langsung anak yang diduga Salim itu.

Karena kondisi rumah yang tak lagi dapat menampung serbuan warga, Bulyamin bersama istrinya, Kaswina (60), langsung membawa anak itu keluar dan "mempertontonkan" anak itu di gang depan rumahnya. Bulyamin manaruh kardus kosong untuk menampung uang sumbangan dari warga.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, petugas kepolisian bersama warga langsung membawa anak itu ke Polsektro Warakas. Rencananya, anak itu akan menjalani tes darah untuk membuktikan apakah anak itu benar Salim.[kompas]

Pengacara Antasari akan membongkar habis Konspirasi penahanan Kliennya


Sidang Antasari Azhar akan digelar kembali hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan agenda pembacaan pledoi. Pengacara Antasari mengaku akan membongkar habis konspirasi di balik penahanan kliennya.
“Tentu kami akan membantah seluruh apa yang dituduhkan jaksa penuntut umum. Karena apa yang disampaikan jaksa selama ini tidak didasarkan pada fakta-fakta yang ada,” jelas kuasa hukum Antasari Azhar, Juniver Girsang saat berbincang dengan okezone, Kamis (28/1/2010).

Menurut Juniver, apa yang disampaikan JPU tidak jelas dan kemudian dijadikan dasar untuk tuduhan kepada kliennya.

Dia menjelaskan, penahanan kliennya jelas merupakan sebuah konspirasi dan ini yang akan dibeberkan di persidangan. “Semua masyarakat sudah tahu jika Antasari tidak melakukan apa-apa. Dan dia hanya diposisikan sebagai korban konspirasi ini,” tegasnya.

Saat ditanya apakah dalam pledoi itu akan menyebut nama-nama pejabat yang diduga ikut berperan menjebloskan Antasari, Juniver menegaskan pihaknya belum ingin mengistilahkan dengan "keterlibatan". Namun, menurutnya, bisa jadi mereka bagian dari konspirasi ini.

“Nanti kami akan beberkan semuanya,” tutup Juniver.

Pada sidang 19 Januari lalu, JPU menuntut Antasari dengan hukuman mati. Mantan ketua KPK itu dikenai Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1 (2) Jo Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Siap-siap baca Pledoi,Antasari umbar senyum

Antasari tiba di PN Jakarta Selatan, Kamis (28/1/2010), sekira pukul 08.37 WIB. Dia terlihat mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna keemasan.

Tak bayak jawaban yang dia lontarkan ketika para wartawan menyerbunya.

"Nanti saja ya," jawabnya saat ditanya seberapa tebal pledoinya.

Mantan Ketua KPK itu terlihat lebih banyak mengumbar senyuman kepada wartawan. Di lokasi, Arzalena Azhar, adik bungsu Antasari, terlihat hadir di PN Jakarta Selatan. Dia sempat menghampiri Antasari untuk memberikan dukungan.

Seperti diketahui, selain Antasari, terdakwa lain, yaitu Kombes Williardi Wizar dan Sigid Haryo Wibisono juga dituntut hukuman mati oleh JPU. Ketiganya dituduh bersekongkol menghilangkan nyawa Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen.

Pledoi Antasari 700 Halaman, Termasuk Kesaksian Susno

"Ada 700 halaman," ujar Maqdir Ismail, salah seorang kuasa hukum Antasari kepada wartawan, Kamis (28/1/2010).

Sedangkan, Antasari tak mau membocorkan sedikitpun terkait pembelaannya yang dijadwalkan akan disampaikan dalam sidang pukul 09.00 WIB itu.

Sementara Juniver Girsang yang juga kuasa hukum Antasari membenarkan dimasukkannya kesaksian Komjen Susno Duadji dalam pembelaan kliennya.

"Iya, dimasukkan," jawabnya singkat.

Pledoi Williardi setebal 400 halaman juga sudah disiapkan tim kuasa hukumnya.

"Klien kami akan mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah ada perintah dari Antasari Azhar atau Sigid Haryo Wibisono untuk membunuh Nasrudin," ujar kuasa hukum Williardi Wizar, Santrawan T Papang saat dihubungi


(ton/okezone)

Pro Kontra Demonstrasi menyambut 100 Hari SBY-Boediono


Aksi demo besar-besaran akan menggoyang Jakarta hari ini, Kamis 28 Januari 2010, bertepatan dengan 100 hari pemerintahan SBY-Boediono.

Diperkirakan lebih dari 70 ribu massa dari 64 elemen masyarakat akan turun ke jalan. Aksi ini akan dimulai pada pukul 08.00. Ada tiga titik yang menjadi pusat demo besar itu, yakni Istana Presiden, KPK, dan Gedung DPR.

Demo kali ini mengusung lima isu. Yakni kegagalan Presiden SBY melindungi kedaulatan dan ketahanan ekonomi nasional. Lalu, ketidakmampuan Yudhoyono menegakkan negara hukum dan memberantas korupsi.

Para pengunjuk rasa juga menilai Yudhoyono gagal menyejahterakan dan melindungi petani, guru, nelayan, kaum miskin perkotaan, dan buruh migran. Selain itu, Yudhoyono dianggap gagal mencerdaskan kehidupan bangsa, serta menyehatkan bangsa.

Aksi demo akbar ini juga menjadi perdebatan di Yahoo! Answers, ada yang pro, ada juga yang menentang aksi hari ini.

Di barisan pendukung, salah satunya, Borisraw. Dia memilih pro dengan aksi demo.

"Demo itu peristiwa politis..jika demo di lakukan oleh lawan politik itu wajar dan biasa..tapi banyaknya demo saat ini dilakukan oleh siapapun elemen, baik itu kemarin yang memilih SBY dan partainya, maupun elemen masyarakat yang netral ditambah musuh politik..ini yang jadi luar biasa. Pasti ada sesuatu yg perlu dipertanyakan dari kredibilitas pemerintahnya."

Demikian pula dengan Oji, dia menilai aksi demo terjadi karena rakyat ingin menuntut janji dan merasa tidak puas atas kinerja pemerintah.

"Menurut saya demonstrasi terjadi dikarenakan, SBY - Boediono dinilai oleh rakyat telah gagal dari awal dilantik hingga sekarang, dalam menjalankan roda pemerintahan..

Terbukti dalam 100 hari tugas, SBY - Budiono belum dapat menyelesaikan berbagai persoalan, di bidang hukum, ekonomi, dan sosial yang ada selama ini di Indonesia.

Jadi wajar saja, rakyat atau mahasiswa sering menggelar demo untuk menyampaikan aspirasi nya, agar pemerintah lebih serius dan berhasil menyelesaikan persoalan yang ada di negara ini..," kata dia.

Ada juga yang menolak dan tak setuju dengan aksi demo.

Misalnya, Konyil. Komentator di Yahoo! Answer ini menganggap aksi demo merugikan masyarakat.

"Kasihan masyarakat/rakyat kita, terlalu banyak disuguhi pertunjukan yang tidak sesuai porsinya, rakyat butuh perbaikan ekonomi, tapi banyak pe-demo yang justru merusak perekonomian (baik secara langsung dan tidak langsung).
Mungkin banyak politisi yang menganggap rakyat kita masih sangat bodoh, sehingga kalau ada demo mereka pikir rakyat akan ikut-ikutan menghujat pemerintah.

Terlebih kasihan lagi para pe-demo, mereka menjadi korban berita yang tidak berimbang.

Sebetulnya wajar saja ada demo, kalau memang ingin menyampaikan aspirasi, tapi kalau cuma cari sensasi justru akan merusak tatanan yang ada, bahkan nama baik negara bisa ikut tercemar."

Ada juga yang sinis, misalnya akun MeloDlc. "Yang demo goblok," kata dia.

Sementara, Rico, dia memilih kontra dan menyampaikan imbauan pada para pendemo.

"Buat negara kita indonesia yang tercinta....Buat yang demo? Coba kalian simak baik-baik aja, coba bayangkan buat kita sebagai manusia biasa buat ngurus 1 keluarga aja kita aja udah kerepotan, apalagi buat Pak Presiden kita yang ngurus negara kita ini dari Sabang sampai Merauke...

Apa buat ngurus keluarga kita yang lagi ada masalah juga bisa diselesaikan dengan 100 hari juga?? Nggak bisa kan ??? Hormati lah Pak presiden kita yang terpilih dan tidak gampang dibudak-budakin ama orang-orang yang ingin menghancurkan martabat negara kita.... Demo buat kepentingn bersama asal kan bener?? Dan mudah-mudahan demo ini tidak mengganggu ketertiban umum?? Terima kasih!!!"

Lalu, ada Bowox yang berusaha memberikan analisa. Kata dia, demo ada karena ada tiga kemungkinan besar.

"1.Digerakan oleh kelompok atau kepentingan. 2. Curahan hati dan masukan yang mungkin belum terpuaskan/terpenuhi atau paling tidak ada perbedaan persepsi antara kebutuhan dan pemenuhan kebutuhan. 3. Ingin meramaikan saja karena rakyat indonesia suka latah, kalau nggak demo nggak ramai dan ikut-ikut yang lain, makin rame makin bagus meski nggak tahu esensi demo, pokoke turun ke jalan

Pokoke mau demo sebanyak apapun dengan ide apapun juga dilaksanakan dengan hati dan inget-inget yee kalau yang demo, yang jaga, wartawan, yang didemo semua bangsa indonesia ..sodara nih jadi baekk-baekk demonya nyakk..

Apa perlu dibuat paket wisata demo khusus di indonesia ??? Nggak kan....heheheh."

Diskusi soal ini masih berlangsung di Yahoo! Answers, silahkan jika mau bergabung[VIVAnews]

foto :inilah.com

Mengapa SBY suka 'Kabur' saat Istana didemo besar-besaran?

Aksi unjuk rasa kabarnya akan dilaksanakan secara besar-besaran hari ini (Kamis, 28/1/2010) di Jakarta dan sejumlah kota besar di Tanah Air. Unjuk rasa ini untuk mengkritisi 100 hari pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono.

Namun, seperti seolah sudah menjadi "kebiasaan" Presiden, setiap kali ada unjuk rasa "besar-besaran" di depan "rumahnya", ia akan pergi meninggalkan Istana Kepresidenan.

Kebiasaan itu hari ini pun terjadi lagi. Pagi ini Presiden tak berada di Jakarta. Ia bertolak ke Pandeglang, Banten, untuk meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Banten I. Dalam kunjungannya ini, Presiden menggunakan jalan darat dan akan kembali ke Jakarta sore hari.

Sebelumnya, pada 9 Desember Presiden SBY juga meninggalkan Jakarta untuk melakukan kunjungan kerja ke Bali. Padahal, ketika itu di Jakarta juga terjadi aksi unjuk rasa besar-besaran memeringati Hari Antikorupsi Sedunia.

Ketika itu, Presiden di Bali selama dua hari untuk membuka Forum Demokrasi Bali yang dihadiri 36 negara. Di sela-sela acara tersebut, Presiden hanya memantau berlangsungnya aksi unjuk rasa di Jakarta melalui layar televisi.

Sebelum masa kepemimpinannya yang kedua sekarang, Presiden SBY selalu meninggalkan istana manakala buruh berunjuk rasa besar-besaran memperingati Hari Buruh setiap tanggal 1 Mei. Ini terjadi selama lima tahun pertama kepemimpinannya.

Ada apa ini? Terganggukah Presiden dengan teriakan-teriakan rakyatnya?[kompas]

Ini Dia Lokasi Demonstrasi menyambut 100 hari pemerintahan SBY-Budiono


Hari Kamis (28/1/2010) ini sejumlah elemen masyarakat akan berunjuk rasa untuk mengkritisi 100 hari pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Diklaim massa yang akan turun ke jalan sekitar 20.000 orang.

Aksi unjuk rasa akan berlangsung selepas pukul 12.00. Berikut informasi yang diperoleh Kompas.com dari Mabes Polri mengenai lokasi unjuk rasa dan estimasi massa:

1. Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, 7.650 orang.

2. DPR, Jl Gatot Subroto, 5.900 orang.

3. Bundaran Hotel Indonesia, 1.300 orang.

4. Istana Wakil Presiden, Jl Medan Merdekat Selatan, 200 orang.

5. Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, 300 orang.

6. Kantor Menteri Keuangan, Lapangan Banteng, 200 orang.

7. Kantor Menko Kesra, Jl Medan Merdekat Barat, 750 orang.

8. Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Jl Rasuna Said, 50 orang.

9. Gedung Indocement, Sudirman, 50 orang.

"Sejumlah titik memang akan menjadi pusat aksi massa. Namun, antisipasi pengamanan dan personel sudah kami persiapkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Boy Rafli Amar, Rabu (27/1/2010).

Polda Metro Jaya mengaku telah menyiapkan sekitar 10.000 personel, gabungan Satuan Reserse Kriminal, Brigade Mobil, Samapta, dan Polisi Lalu Lintas.

Boy memastikan, keseluruhan anggota Polri yang diterjunkan untuk pengamanan tersebut tidak akan dilengkapi senjata api atau senjata lainnya yang dapat membahayakan peserta aksi. Polda hanya menyiapkan enam peralatan water canon untuk menunjang aktivitas pengamanan. "Enggak ada panser atau apalah yang lainnya," ujar Boy.[kompas]



foto :detik.com

Malaysia tangkap 10 tersangka Teroris

Written By admin on Wednesday, January 27, 2010 | 4:27 PM

Pemerintah Malaysia, Rabu, menyatakan telah menangkap 10 orang tersangka teroris, umumnya orang asing, yang dinilai sebagai ancaman besar bagi keamanan negara itu.

Menteri Dalam Negeri Malaysia, Hishammuddin Hussein, dalam sebuah konferensi pers mengatakan, para tersangka ditahan berdasarkan undang-undang keamanan internal (ISA), yang memungkinkan penahanan dilakukan tanpa proses pengadilan. Sembilan dari para tersangka itu warga asing. Kebanyakan dari mereka, kata Hishammuddin, baru saja tiba di Malaysia dan diyakini terkait dengan organisasi teroris internasional. Namun ia mengungkap nama, kebangsaan, dan organisasi para tersangka itu.

"Ini merupakan ancaman keamanan serius bagi negara kami," kata
Hishammuddin. Dia menolak untuk menjelaskan mengapa para tersangka mendatangi Malaysia atau apa rencana mereka.

Edmund Bon, seorang ahli hukum hak asasi Malaysia, mengatakan, pemerintah secara rahasia telah menahan sekitar 50 orang pada 21 Januari lalu, termasuk sejumlah mahasiswa di Universitas Malaysia. Namun banyak dari mereka kemudian dibebaskan.[kompas]

Di Polandia 200 Tewas gara-gara Kedinginan


Lebih dari 200 orang Polandia telah meninggal sepanjang tahun ini akibat cuaca yang sangat dingin, demikian data yang diberikan oleh Pusat Keamanan Pemerintah di Warsawa, Rabu (27/1/2010).

Temperatur pada malam hari di beberapa bagian Polandia telah merosot hingga 30 derajat di bawah nol derajat Celsius. Sementara, temperatur siang hari berkisar antara minus 10 dan minus 18 derajat Celsius.

Pusat keamanan pemerintah menyerukan perlindungan lebih baik bagi orang yang berusia lanjut, orang yang tinggal di rumah tanpa pemanas, atau mereka yang tidur di perhentian bus atau di taman serta bagi tunawisma.

"Sejak awal Desember, 202 orang menderita kedinginan hingga tewas, termasuk 10 orang dalam 24 jam belakangan ini," katanya.[kompas]

Indonesia Patut berbangga,Sepatu Bola Piala Dunia 2010 Made In Tangerang

Indonesia patut berbangga, meski tim nasionalnya tidak ikut masuk putaran final Piala Dunia 2010, namun beberapa produk-produk kebutuhan Piala Dunia seperti sepatu ternyata dibuat di Indonesia. Salahnya satunya produk sepatu sport merek Mizuno asal Jepang, ternyata dibuat oleh PT Panarub Dwikarya, Tangerang Banten.

Chairman PT Panarub Dwikarya Hendrik Sasmita mengatakan merek-merek sepatu terkenal seperti Adidas telah diproduksi oleh pihaknya khususnya untuk sepatu sport kelas atas. Bahkan sepatu sport merek terkenal Mizuno untuk kebutuhan Piala Dunia mulai diproduksi bulan Mei 2009 oleh Panarub.

"Mizuno yang dibuat disini yang high end sepatu bola, termasuk yang untuk World cup," kata Hendrik di pabriknya Karawaci, Banten, Rabu (27/1/2010).

Ia memperkirakan ekspor sepatu sport khususnya untuk sepatu sepak bola akan mengalami kenaikan ekspor hingga 15% pada tahun ini. Misalnya saja pada tahun 2009 lalu pihaknya mampu mengekspor 8 juta pasang untuk merek Adidas.

Ia menjelaskan merek Mizuno merupakan merek prinsipal asal Jepang, untuk tahun 2009 lalu Panarub dipercaya memproduksi merek Mizuno sekitar 70.000 pasang per bulan. Kedepannya perlahan-lahan akan meningkat hingga 150.000 pasang per bulan.

Selama setahun ini Mizuno diekspor ke beberapa negara seperti Jepang, AS, dan negara lainnya. Rencananya produk Mizuno akan difokuskan di pabrik III Panarub di Cikupa Tangerang dengan kapasitas 7 juta pasang per tahun, meski saat ini masih diproduksi di pabrik I dan II di Karawaci Tangerang.

Selama ini PT Panarub dipercaya memproduksi produk-produk sepatu sport dunia seperti New Balance, Mizuno, Adidas yang berorientasi ekspor dan Specs khusus untuk dipasarkan dalam negeri.

Panarub mulai tahun lalu juga mendapat kepercayaan memproduksi 270.000 pasang merek New Balance per bulan, yang merupakan merek asal AS. Produksinya akan ditingkatkan hingga 1 juta pasang per bulan atau 12 juta per tahun dengan tambahan tenaga kerja hingga 6000 orang. Hingga kini total tenaga kerja di Panarub mencapai 16.000 orang karyawan.[detik]

Pelaku pedofilia berumur 100 tahun dijebloskan penjar

Theodore A.Sypnier pelaku pedofilia yang sudah berusia 100 tahun, dijebloskan ke dalam penjara setelah gagal memenuhi kewajiban konseling yang memungkinkannya untuk dirawat di rumah sakit jiwa.

Pihak berwenang di kota Buffalo, New York, Amerika Serikat, kini ditahan setelah dirinya gagal untuk menghadiri penyuluhan atas penyimpangan seks yang bertujuan untuk membuat dirinya sadar atas pelanggaran yang ia lakukan. Sypnier sendiri memiliki catatan buruk melakukan kejahatan seks atas anak-anak selama kurun waktu 60 tahun.

Kabar penahanan pelaku berusia gaek ini justru disambut positif oleh putri bungsu dari Sypnier. Putri Sypnier yang kini berusia 58 tahun merasa lega jika ayahnya ditahan oleh pihak berwenang. Sebelumnya putri Sypnier yang menolak memberitahu namanya tersebut, menjadi korban perkosaan ayahnya saat dirinya masih anak-anak.

"Banyak orang yang bisa tidur nyenyak mendengar keputusan ini. Ia (pelaku) amat pintar memanipulasi orang hanya untuk meraih apa yang diinginkanya," ucap putri Sypnier seperti dikutip dari Buffalonews.com, Rabu (26/1/2010).

Putri Sypnier amat mengkhawatirkan jika ayahnya justru diberikan bebas bersyarat. Menurutnya hal tersebut dapat membuatnya menghilang dari pengawasan dan pada akhirnya banyak anak kecil yang bisa dijadikan korban baru olehnya.

Entah diliputi rasa dendam atau tidak, putri Sypnier tersebut justru mempertimbangkan untuk meminta Pemerintah Kota Buffalo untuk mengurung ayahnya selama sisa hidupnya.

Sementara pelaku yang berusia satu abad tersebut tidak mengakui tuduhan pelecahan seksual yang telah dilayangkan padanya. Ia kini ingin membangun hubungan baru dengan cucunya yang hingga saat ini belum pernah ia temui. (faj)(rhs/okezone)

Roket Uji coba Pindad diduga jatuh di Pemukiman warga

Sebuah roket uji coba PT Pindad yang diluncurkan di daerah Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang diduga jatuh di pemukiman warga, akibat meleset dari sasaran.

Selongsong roket RX 1210 kaliber 122 milimeter itu jatuh di petak 37, tepatnya di tambak warga milik Gunawan. Kepala Bagian Humas Kemenristek, Wawan menyatakan, belum mendapat laporan pasti peristiwa tersebut, tetapi memang sedang dilakukan penyelidikan ke lokasi.

"Mereka memang sedang lakukan uji coba, soal laporan adanya kesalahan kami belum terima," ujar Wawan kepada VIVAnews, Rabu 27 Januari 2010.

Meski demikian, dia membantah kalo dikatakan roket PT Pindad yang terjatuh di areal tambak warga karena kelebihan beban, itu tidak benar. Kalau alasannya cuaca sangat mungkin.

"Roket kita itu sudah di uji coba selama setahun, jadi kecil kemungkinan jatuh karena alasan keberatan beban apalagi salah perhitungan, kalau karena cuaca yang tidak mendukung itu bisa saja terjadi," tuturnya.

Selain itu, rencana peluncuran roket itu sudah diperhitungkan matang-matang. "Soal masalah jatuh dimana itu karena penyebabnya cuaca, bukan juga karena kesalahan pabrik (Pindad)," ujarnya.

Sementara informasi yang diperoleh dari Kepolisian Resort Lumajang, kalau yang jatuh di tambak warga ini merupakan selongsongnya saja bukan roketnya, dan saat ini sudah diamankan oleh petugas untuk di periksa.

Namun informasi yang beredar, bahwa roket yang diperkirakan jarak luncurnya 10 kilometer, mengalami meleset jarak tempuhnya hingga 13 kilometer.[Vivanews]

Dituntut 10 tahun penjara gara-gara menampar dua kali


I Wayan Suecita alias Maong yang terlibat dalam kasus pembunuhan wartawan Radar Bali Anak Agung Gede Prabangsa, hari ini, dituntut 10 tahun penjara.

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai pegawai honorer di kantor Dinas Pendidikan Bangli ini dijerat pasal 338 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP secara bersama-sama terlibat dalam melakukan pembunuhan.

"Terdakwa secara sah dan meyakinkan terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap korban, Anak Agung Gede Narendra Prabangsa. Oleh karena itu, kami minta hakim untuk menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), I Made Tangkas saat membacakan tuntutannya di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu 27 Januari 2010.

Menurut JPU ada hal-hal yang memberatkan terdakwa, yaitu kesaksian yang berbelit-belit, aksinya ini meresahkan masyarakat Bangli dan kalangan wartawan di Bali, serta menimbulkan rasa trauma bagi keluarga, apalagi korban sebagai penopang hidup utama keluarga.

JPU menilai Maong telah ikut dalam konspirasi di persidangan dengan mengarang cerita seputar kejadian seperti pada 11 Februari 2009, yang merupakan hari eksekusi untuk Prabangsa.

Sementara, fakta di persidangan menunjukan, tak ada tukang yang bekerja di rumah I Nyoman Susrama di Banjar Petak, Desa Bebalang, Bangli. "Hal ini diketahui dari tukang yang bekerja bahwa telah diliburkan selama tiga hari tanpa alasan yang jelas. Sementara dia mengatakan kalau hari itu tukang tetap bekerja," jelas Tangkas.

Menurut JPU, hal yang meringankan Maong adalah fakta persidangan menunjukkan kalau dia tidak ikut dalam proses perencanaan pembunuhan Prabangsa maupun survei lokasi pembuangan mayat Prabangsa di Pantai Belatung, Klungkung.

"Terdakwa juga tidak mengetahui adanya pembunuhan Prabangsa di rumah Susrama. Dia hanya diminta untuk datang tanpa dijelaskan maksud dan tujuannya," kata Tangkas lagi.

Menurut JPU, fakta persidangan hanya menunjukkan kalau Maong ikut menampar Prabangsa sebanyak dua kali.

Mendapat dakwaan lebih ringan dari tiga terdakwa lainnya yang diancam hukuman seumur hidup dan mati ini, Maong hanya tersenyum. Dia pun langsung keluar dari ruangan persidangan tanpa memberikan komentar apapun setelah hakim mengetok palu dengan melanjutkan sidang pekan depan dengan agenda mendengarkan pembelaan terdakwa.

Sebelumnya, I Nyoman Susrama, terdakwa yang diduga menjadi otak pembunuhan Prabangsa kemarin dituntut mati. JPU menilai tindakan yang dilakukan terdakwa tidak manusiawi, berencana, tidak pernah mengutarakan penyesalan, berbelit-belit dan tidak ada hal yang meringankan.[Vivanews]

Bocah 9 tahun diadili gara-gara menyengatkan tawon pada Temannya [Video]

Terdakwa DY (9), bocah yang menyengatkan tawon pada teman sekolahnya DN (9), tertekan menghadapi tuntutan. Sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Surabaya untuk kedua kalinya tertunda karena terdakwa tidak hadir dengan alasan sakit. Siswa kelas 3 sekolah dasar itu terkena radang tenggorokan.

Namun terdakwa DY, menurut keterangan orangtuanya, sedikit depresi dengan pemberitaan di media. "Dia melihat dirinya diberitakan di televisi dan koran, teman-teman sekolahnya juga memberitahu," ujar Seno, ayah terdakwa DY.

Penasihat hukum terdakwa, Riyanto, menyampaikan permohonan agar perkara DY dihentikan. Bila tidak memungkinkan, tuntutan tetap dibacakan tetapi tanpa menghadirkan terdakwa. "Cukup diwakilkan kepada orangtua dan penasihat hukumnya saja," pinta Riyanto.

Kasus bermula ketika DY menyengatkan tawon ke DN pada Maret 2009 setelah pulang sekolah. Akibat sengatan tawon itu, pipi DN bengkak sehingga orangtua DN melapor ke polisi. Upaya perdamaian menemui jalan buntu sehingga perkara naik ke pengadilan. Terdakwa dijerat pasal penganiayaan Pasal 351 Ayat 1 KUHP.

Testemoni Susno Duadji : "Ada Dugaan Korupsi di Bailout Bank Century"


Ada tiga kasus besar dalam skandal Bank Century. Itulah yang tertulis dalam testimoni Komisaris Jenderal Susno Duadji. Masing-masing kasus itu mempunyai modus operandi tersendiri, dan berbeda satu sama lain.

Testimoni yang dibuat mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri ini sudah diserahkan kepada semua anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Bank Century di DPR. Tidak hanya testimoni, Susno juga memberikan semua data yang diperlukan Pansus.

Kembali ke skandal Bank Century, menurut Susno, tiga kasus besar berada di balik skandal Rp 6,7 triliun ini. Apa saja tiga kelompok besar yang digolongkan mantan Kapolda Jawa Barat ini.

1. Kasus Murni Perbankan, dengan tersangka Robert Tantular dan kroninya, yang melakukan tindak pidana perbankan dengan modus operandi: kredit fiktif, kontrak kelola dana fiktif, pencairan deposito valas tanpa seizin pemiliknya, menggelapkan surat berharga, LC fiktif, dengan jumlah kerugian seluruhnya sekitar Rp 3,4 triliun.

2. Kasus Non Perbankan, yaitu kejahatan di bidang pasar modal yang dilakukan oleh Robert Tantular dan kroninya dengan menggunakan securitas PT Antaboga dan PT SCI dengan jumlah kerugian Rp 1,5565 triliun.

3. Kasus dugaan korupsi bailout/penyertaan dana LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) ke Bank Century sebesar Rp 6,762 triliun.

Untuk kasus pertama dan kedua, masih dalam testimoni Susno, sudah disidik oleh Bareskrim Polri dengan delapan tersangka meliputi kasus perbankan, money laundering, penggelapan, penipuan dan kejahatan di bidang pasar modal.

Sebagian kasus, lanjut Susno, telah divonis oleh pengadilan dan sebagian lagi masih dalam proses persidangan, dan para tersangka yang masih dalam pengejaran karena melarikan diri ke luar negeri terdiri dari Rafat Ali Rizvi, Hesham Al Warraq, Theresia Dewi Tantular, Anton Tantular, Hartawan Alwi, dan Hendro Wiyanto.

Menurut Susno, kasus ketiga yaitu dugaan korupsi bailout atau Penyertaan Modal Sementara (PMS) LPS ke Bank Century sebesar Rp 6,762 triliun, yang saat ini sedang hangat dibahas dalam pansus hak angeket Pansus DPR.

Kasus PMS yang diduga merugikan negara sebesar Rp 6,762 triliun masih dalam penyelidikan oleh Bareskrim Polri, dikarenakan penyidik Bareskrim Polri mengutamakan kasus yang merugikan rakyat banyak. Hingga kini, Susno Duadji sendiri masih menjalani ibadah umroh di Tanah Suci. Anggota Pansus Century dari Fraksi PKS Andi Rahmat mengaku terkejut dengan testimoni yang dibuat Susno. "Ini mengejutkan," kata Andi Rahmat.[Vivanews]

Google rilis browser Chrome terbaru dengan 1500 Fitur baru

Google baru saja merilis update terbaru untuk browser Chrome. Pembaharuan ini menjanjikan tambahan 1.500 fitur baru, dan performa browser lebih cepat serta aman.

Product Manager Chrome Nick Baum menyebutkan, browser tersebut kini menjadi lebih stabil dan 400 kali lebih cepat dibandingkan dengan ketika pertama kali dirilis.

"Kami sangat gembira bisa mengantarkan versi terbaru Chrome yang lebih stabil," kata Baum dalam blognya.

"Dengan browser yang sekarang, semua pengguna Chrome pada PC bisa mengakses lebih dari 1.500 fitur melalui sistem pengembangan kami yang baru," tambahnya.

Situs V3, Rabu (27/1/2010) melansir, pengembangan berbagai tool baru memungkinkan pengguna memilih aplikasi yang ingin mereka instal, dan membantu mengatur bagaimana mereka menggunakannya. Semua yang ada pada Chrome versi terbaru akan sangat bermanfaat jika bernavigasi melalui 1.500 fitur baru yang disediakan.

Salah satu tool bernama Bookmark Sync misalnya, tool yang masih dalam versi beta ini memungkinkan pengguna memindahkan bookmark ke mesin lain. Sementara pengembang web bisa melihat sejumlah angka baru HTML5 APIs, termasuk LocalStorage, Database API, WebSockets dan lainnya melalui tool ini.

Namun untuk sementara, selain komputer dengan OS (Operating Sytems) Chrome, baru komputer berbasis Windows yang bisa mengakses fitur-fitur baru tersebut. Sementara update untuk komputer berbasis OS lainnya akan segera menyusul.

"Mereka yang menggunakan Chrome Google pada Linux bisa menjalankannya pada channel beta. Bagi pengguna Chrome pada Mac, harap bersabar. Kami tengah bekerja keras agar Chrome ini bisa hadir untuk berbagai platform. Bookmark Sync dan fitur lainnya akan segera hadir dalam versi beta," tandas Baum. (rah/okezone)

Akhirnya Armani Exchange Minta Maaf atas 'Kaos Garuda'

Rumah desain Armani Exchange meminta maaf atas penggunaan gambar mirip lambang Indonesia, Garuda Pancasila, di salah satu kaos mereka.

"Kami meminta maaf atas segala keberatan yang timbul akibat desain ini," ujar Ric Santos dari Armani Exchange melalui surat elektronik yang diterima VIVAnews, Rabu, 27 Januari 2010, dini hari.

Awal pekan ini, kaos bergambar mirip Burung Garuda ini ramai diperbincangkan di sejumlah forum di Indonesia. Armani Exchange sendiri sempat menyatakan bahwa gambar burung Garuda yang melekat pada kaos itu adalah burung Elang versi militer.

Pada Selasa, 26 Januari 2010 pagi, kaos bergambar mirip Garuda Pancasila itu telah hilang dari laman resmi Armani Exchange. Santos mengatakan kontroversi yang muncul seputar desain tersebut menjadi perhatian Armani Exchange. Dia juga mengaku bahwa kaos itu telah dihapus dari laman Armani Exchange segera setelah isu merebak.

"Kami sangat memperhatikan masalah ini dan segera menghapus item tersebut dari laman kami," ujar Santos.

Kemiripan elang militer Armani dengan Garuda bukan hanya di segi bentuk, namun juga detailnya. Dua burung itu sama-sama memiliki 17 bulu di sayap, delapan bulu ekor, dan total 45 bulu di badan.

Selain bulu, perisai di dada elang Armani juga mengingatkan pada perisai yang ada di Burung Garuda. Gambar kepala banteng dan pohon beringin tidak ada pada model kaos milik Armani berganti menjadi huruf X dan A.

Sementara gambar padi dan kapas yang melekat pada model kaos masih terlihat samar-samar. Gambar bintang segi lima dipertahankan Armani.

Lambang elang pada bagian depan kaos, juga menghadap ke arah yang sama seperti lambang resmi negara Indonesia. Namun elang di bagian belakang kaos, menghadap posisi sebaliknya.

Kaos disediakan dalam tiga warna: putih, hitam, dan biru tua. Tampilan burung Garuda atau elang militer itu dalam bentuk sablon timbul. Bahan yang digunakan adalah 100 persen katun dan berukuran pas badan.

Armani Exchange adalah salah satu lini produk perancang Italia, Giorgio Armani. Ia didirikan pada 1991 di Amerika Serikat dengan pangsa pasar kaum muda. [Vivanews]

Google Inc Vs China Inc,Perseteruan atau bisnis?

Oleh RENE L PATTIRADJAWANE

Ada dua pokok persoalan penting yang menandai perkembangan dan pertumbuhan globalisasi yang memberi kemajuan ekonomi di kawasan Asia Timur. Pertama, menyangkut pertikaian Google Inc yang berhadapan dengan Pemerintah China. Keduanya berseteru soal penyaringan dan penyadapan terhadap perusahaan AS tersebut.

Kedua, pertumbuhan ekonomi RRC tahun 2009 mencapai 8,7 persen. Ekspansi ekonomi China menempatkan negara berpenduduk terbesar di dunia itu berpotensi menggeser posisi Jepang sebagai kekuatan ekonomi kedua di dunia setelah AS.

Dari dua persoalan ini, ada dua faktor yang saling bersinggungan satu sama lain, yakni globalisasi dan kedaulatan yang selama ini mengejawantahkan transformasi sistem internasional. Banyak pengamat yang memperkirakan globalisasi dan kedaulatan menghadapi era baru. Kedaulatan akan diperlemah, termarjinalisasi, bahkan mengalami transmutasi akibat globalisasi.

Dari kedua faktor ini kita harus mengerti bahwa para penguasa di Beijing tidak berkeinginan mengontrol jaringan internet, tetapi memberi garis jelas antara penyampaian pendapat dan ancaman terhadap kekuasaan komunis China.

Saat bersamaan ada faktor lain yang harus dipahami. Para penguasa di Beijing melihat jejaring internet harus cukup bebas. Ini antara lain mendorong tumbuhnya baidu.com dan alibaba.com sebagai portal pencari dan pemasaran terbesar di China. Portal itu bertujuan mendukung dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi sekaligus mendukung monopoli kekuasaan komunis.

Perseteruan atau bisnis

Google Inc didukung Menlu AS Hillary Clinton yang menuduh para penguasa di Beijing melakukan infiltrasi terhadap Google. China membantah tuduhan itu. Namun, Google harus mengerti bahwa kekuatan ekonomi China yang dahsyat didukung sumber daya manusia yang memiliki keahlian istimewa, mampu mengoperasikan sistem yang ekstensif, canggih secara teknologi, dengan jangkauan tak terbatas dalam melakukan penyaringan internet di daratan China.

Sebagaimana disebutkan di atas, ada faktor lain yang harus dipahami dalam meneropong persoalan jejaring internet, yakni kedaulatan dan globalisasi. Faktor ini dipahami secara jelas dan tegas oleh berbagai perusahaan AS. China mampu menggeser sentra teknologi komunikasi informasi dan juga memiliki posisi sebagai tiang utama inovasi dunia.

Perubahan lanskap dan pertikaian global ini jelas akan menempatkan Google Inc menghitung ulang posisinya dalam berhadapan dengan Beijing. Sebab, dalam evolusinya globalisasi menghadirkan fenomena baru, selain menyangkut persaingan antarnegara, juga terkandung faktor kedaulatan, nilai-nilai universal, juga terdapat faktor persaingan antarperusahaan dari sebuah negara. Misalnya, Google Inc harus bersaing dengan Yahoo! dan Microsoft dalam merebut pasar China.

China menyadari jejaring internet menjadi bagian penting dan tidak terpisahkan untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Google Inc pun menyadari China memiliki potensi pasar yang menggiurkan untuk periklanan sehingga motonya, ”Not Doing Evil”, harus mampu menjustifikasi perseteruannya dengan Beijing dan keuntungan bisnis yang dikandungnya.[kompas]


Baca berita terkait :



 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BERITA -BERITA PILIHAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger